Gempa Meningkat, Status Gunung Soputan Waspada

SABTU, 21 JANUARI 2017

MANADO — Status gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut) di naikkan dari Level III siaga, ke Level II Waspada. Hal ini dilakukan petugas gunung api Soputan setelah melakukan pengamatan secara terus menerus.
Gunung Soputan
Sandi Manengkey, petugas pos pengamatan gunung Soputan menyebutkan, pihaknya mengeluarkan beberapa rekomendasi untuk masyarakat. Pertama, agar tidak beraktivitas di dalam radius 1.5 km dari puncak Gunung Soputan dan dalam wilayah sektor arah barat-baratdaya sejauh 2.5 km yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran. 
Kedua, mewaspadai terjadinya ancaman aliran lahar, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan, seperti Ranowangko,  Lawian, Popang dan Londola Kelewahu. 
“Ketiga, jika terjadi hujan abu, masyarakat dianjurkan menggunakan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi terhadap gangguan saluran pernapasan,” katanya Manengkey kepada media, Sabtu (21/1/2017).
Dikatakan, untuk gempa di Gunung Soputan, masih didominasi guguran 20 kali, Amplitudo 2-8 mm, Durasi 11-42 detik, gempa vulkanik dalam 1, Amplitudo 38 mm, S-P : 0.5 detik, Durasi 20 detik, gempa tektonik jauh jumlah 6, Amplitudo 1-27 mm, S-P : 11-33 detik, Durasi : 50-150 detik.
“Untuk itu kami tetap berharap masyarakat berhati-hati dan saat ini pendakian masih ditutup, agar menghindari adanya korban, karena sewaktu-waktu gunung soputan bisa meletus,” ungkapnya.

Jurnalis : Ishak Kusrant / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ishak Kusrant

Lihat juga...