Orangutan Terlilit Tali Dievakuasi BKSDA Kalbar

SABTU, 03 DESEMBER 2016

KETAPANG — Penyelamatan dan evakuasi satu individu orangutan (Pongo pygmaeus) kembali dilakukan Tim Gugus Tugas Evakuasi dan Penyelamatan TSL – SKW I Ketapang bersama YIARI-Ketapang, Kalimantan Barat. Satwa dilindungi Undang-Undang koservasi ini dievakuasi petugas dari sebuah kebun karet di sebuah desa di Kalimantan Barat.
Tim Gugus Tugas Evakuasi dan Penyelamatan TSL – SKW I Ketapang bersama YIARI-Ketapang, Kalimantan Barat
Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang BKSDA Kalbar, Ruswanto mengatakan, orangutan yang sudah diberi nama Kokom dengan jenis kelamin betina. Usianya 4 tahun dalam keadaan sehat.
“Orangutan ini berasal dari penyelamatan di kebun karet di Dusun Sumber Priangan, Desa Sembelangaan, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang,” ujarnya di Ketapang, Sabtu (3/12/2016).
Dijelaskan, diduga orang utan ini dulunya adalah satwa peliharaan manusia yang terlepas. Kondisi satwa masih agresif dan liar.
“Interogasi terhadap warga sekitar tidak mengetahui siapa pemelihara satwa tersebut. Tim Gugus Tugas Evakuasi dan Penyelamatan TSL – SKW I Ketapang bersama YIARI melakukan rescue dengan metode pembiusan satwa yang masih liar dan agresif,” ujarnya.
Selanjutnya sebagai upaya animal welfare satwa langsung dititiprawatkan untuk direhabilitasi di YIARI – Ketapang, hingga dapat di-release kembali di habitat aslinya. Penyelamatan dan penyerahan orangutan secara sukarela dari masyarakat yang ke – 21  kepada BKSDA Kalimantan Barat  di tahun 2016.
Jurnalis : Aceng Mukaram / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Istimewa
Lihat juga...