Hari Keempat, Satu Korban Longsor Karanganyar Ditemukan

SABTU, 03 DESEMBER 2016

SOLO — Hari keempat pencarian terhadap korban longsor di Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah,  akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan pada Sabtu pagi (3/12/16) menemukan satu dari dua korban yang diperkirakan masih tertimbun longsoran.
Tim SAR berupaya mengangkat jenazah korban longsor
Korban yang ditemukan itu bernama Sugito, warga Dusun Tegalsari, Kecamatan Karangpandan. korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar sungai yang tertimbun material. 
“Kami memperkirakan Sugito berusaha berlindung dari terjangan tanah longsor saat musibah ini terjadi. Ini terlihat dari posisi korban yang tengah berlindung,” ucap Camat Karangpandan Adji Pratama Heru kepada awak media, pasca evakuasi (3/12/2016).
Pria yang juga menjadi Komandan Relawan Karangpandan itu menyebutkan, ditemukannya korban Sugito berawal dari kecurigaan relawan dengan bau menyengat.
“Jasad korban ditemukan di sektor dua, yang berjarak kurang lebih 100 meter dari lokasi terakhir para korban sebelum bencana terjadi,” ungkap Heru.
Evakuasi jasad korban memakan waktu hampir  30 menit lebih. Selain harus hati-hati, petugas juga melakukan penggalian di sekitar lokasi. 
“Usai dievakuasi, jenazah korban  kami bawa ke RSUD Karanganyar untuk dilakukan visum. Setelah dibersihkan baru diserahkan kepada pihak keluarga,” imbuhnya.
Kepala BPBD Karanganyar, Nugroho menambahkan, tim gabungan kini tinggal fokus untuk menemukan satu korban lagi.  Satu korban yang belum ditemukan adalah Daliyem, warga dusun Tegalsari, Kecamatan Karangpandan.  Meski demikian, hingga tim relawan gabungan di hari ke 4 ditarik dari lokasi karena hari sudah petang, petugas belum menemukan satu korban yang masih tertimbun longsor.
“Kita akan lanjutkan esok pagi. Rencana tahap awal akan dilakukan pencarian selama tujuh hari, yakni terakhri hari Senin lusa. Setelah itu kita akan lakukan evaluasi, apakah pencarian dihentikan atau diteruskan,” pungas Nugroho. 

Jurnalis : Harun Alrosid / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Harun Alrosid

Lihat juga...