LAMPUNG — Lokasi wisata Menara Siger Lampung Selatan selalu ramai di setiap akhir pekan dengan banyaknya wisatawan yang berniat melihat pemandangan Selat Sunda dari atas dengan pemandangan laut dan pulau pulau yang ada di ujung Pulau Sumatera tersebut. Meski menjadi tujuan wisatawan, Menara Siger yang memiliki lokasi cukup luas juga digunakan sebagai tempat favorit untuk pelajar tingkat SD hingga SMA melakukan latihan gabungan Pramuka. Selain lokasi yang cukup strategis dan memiliki berbagai wahana untuk bermain peserta latihan Pramuka menyukai lokasi Menara Siger untuk mengembangkan kemampuan dalam kecakapan tertentu yang diajarakan dalam kegiatan Pramuka.
Beberapa sekolah yang melakukan latihan bersama di Menara Siger diantaranya SDN 1 Bakauheni, SMP Bakauheni dan SMA Bakauheni dengan kegiatan latihan gabungan untuk semakin meningkatkan kemampuan personal dan kelompok. Salah satu regu pramuka yang berlatih secara rutin diantaranya regu Pramuka dari SMP Bakauheni yang berlatih baris berbaris dan kegiatan sandi pramuka,pengetahuan umum dan mencari jejak di sekitar lokasi Menara Siger.
“Kami memang rutin melakukan latihan di Menara Siger karena lokasinya yang mendukung bagi aktifitas luar ruangan yang menyenangkan bagi siswa siswa dan tentunya sekaligus berwisata di tempat yang menjadi simbol mahkota khas Lampung ini,”terang Suhadi salah satu guru pembina Pramuka saat ditemui Cendana News di area Menara Siger Lampung, Minggu (30/10/2016)
Para siswa yang mengikuti kegiatan pramuka rata rata berlatih dari pagi hingga siang hari dilanjutkan kegiatan rekreasi bersama di sekitar Menara Siger. Sebagian areal Menara Siger yang memiliki beberapa tempat untuk berlatih panjat dinding,flying fox serta sarana kolam untuk memancing juga digunakan pesrta pramuka untuk berlatih mencari tanda tanda jejak.
Selain para siswa yang berlatih Pramuka pengunjung Menara Siger diantaranya menyukai berada di bangunan Menara Siger yang memiliki lima tingkat untuk digunakan sebagai lokasi memandang Selat Sunda dari kejauhan. Selain fasilitas fasilitas tersebut beberapa fasilitas lain yang masih bisa dinikmati pengunjung diantaranya keberadaan kereta kencana, jam matahari, tugu nol (zero) Pulau Sumatera dan lapangan futsal yang digunakan warga sekitar.
Ello, salah satu pengeloa Menara Siger, mengungkapkan Menara Siger memiliki jumlah kunjungan wisatawan mencapai 100-200 orang perhari pada hari normal diluar warga sekitar. Sementara pada hari libur akhir pekan dan liburan hari besar lain mencapai 500-700 orang perhari.
Ello mengungkapkan khusus untuk kegiatan Pramuka dan pendidikan tidak ditarik tiket untuk masuk sementara untuk pengunjung wisatawan dikenai tarif sekitar Rp5000 untuk kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat Rp1.000. Ia mengungkapkan pengunjung Menara Siger rata rata wisatawan yang belum pernah melihat bangunan maskot mahkota khas wanita Lampung tersebut.
Lokasi Menara Siger juga sering disewa untuk berbagai kegiatan diantaranya resepsi pernikahan,kegiatan organisasi dan kegiatan sosial lainnya. Lokasi strategis dan disukai berbagai kalangan tersebut hingga kini masih diminati oleh berbagai kalangan meski kondisinya sudah memprihatinkan di beberapa titik diantaranya dengan aksi corat coret pengunjung tak bertanggungjawab di dinding Menara Siger.
Pengunjung yang bisa melakukan berbagai kegiatan wisata atau kegiatan pendidikan juga tak perlu kuatir karena di sekitar lokasi Menara Siger disiapkan warung warung bagi pedagang yang berjualan sehingga pengunjung tak perlu kuatir saat membutuhkan makanan dan minuman ringan. Lokasi parkir luas dan berbagai wahana yang menarik membuat Menara Siger masih menjadi tujuan favorit saat akhir pekan.