Suasana Khusuk Warnai Shalat Id di Masjid Manarul Islam Malang

RABU, 6 JULI 2016

MALANG — Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar, Laa Illaa Haillallahuwaallaahu Akbar Allaahu Akbar Walillaahil Hamd, kumandang Takbir terdengar dari pengeras suara Masjid. Ribuan umat Muslim di Malang berbondong-bondong berangkat menuju lokasi penyelenggaraan Sholat Idul Fitri, seperti yang terlihat di halaman Masjid Manarul Islam yang berada di Jalan Raya Danau Bratan Sawojajar.
Dari pantauan Cendana News, sejak pukul 05.30 WIB umat Muslim yang akan melaksanakan shalat terlihat mulai berdatangan dan tepat pukul 06.15 WIB shalat Id dimulai. Para jamaah terlihat khusuk melaksanakan shalat.
Sementara itu, usai pelaksanaan shalat dilanjutkan dengan khutbah Idul Fitri yang disampaikan oleh H. Amrizal Arief, Lc. sebagai khotib, ia menyampaikan bahwa kehidupan pribadi dan keluarga merupakan bagian terkecil dari kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Apabila kehidupan pribadi dan keluarga baik dan sejahtera maka kegidupan berbangsa dan bernegara juga akan menjadi baik dan tidak bermasalah. Untuk itu diperlukan perhatian terhadap kehidupan keluarga agar menjadi masalah di hari-hari berikutnya,”imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa anak yang terlahir adalah amanah yang dititipkan oleh Allah kepada orang tua, dimana di akhirat nanti kedua orang tua ini di mintai pertanggungjawabannya mengenai anak mereka.
“Menurut Al-Quran, anak di bagi menjadi tiga gambaran yakni anak sebagai fitnah (ujian), anak sebagai musuh dan anak sebagai permata hati yang menyejukkan. Oleh karena itu Allah mengingatkan agar setiap orang tua memperhatikan anak-anak mereka dan jangan sampai mengkhianati amanah atau titipan yang di percayakan oleh Allah kepada mereka,”ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa setidak anak memiliki lima hak terhadap orang tua yang merupakan kewajiban bagi sang orang tua untuk melaksanakannya. Hak-hak anak tersebut diantaranya; hak anak mendapatkan pendidikan yang baik, hak mendapatkan penanaman akidah yang benar, mendapatkan pendidikan ibadah, mendapatkan karakter terbaik dan hak memiliki kepribadian mulia. 
“Para orang tua untuk terus mendampingi anak-anak terutama di jaman teknologi yang semakin maju sekarang ini,”pungkasnya.
[Agus Nurchaliq]
Lihat juga...