Pertama di Indonesia, Pramuka Jabar Kini Memiliki KTA Berbasis ATM

KAMIS, 28 JULI 2016
 
BANDUNG — Kwarda Pramuka Jawa Barat, kini memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) berbasis Anjungan Tunai Mandiri (ATM) pertama di Indonesia. Dengan program ini, diharapkan anggota Pramuka bisa terpacu untuk rajin menabung sejak dini sehingga saat dewasa menjadi terbiasa.
 

Wakil Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan Kwarda Pramuka Jabar Saeful Bachri, menyampaikan menabung adalah salah satu Tanda Kecakapan Khusus (TKK) yang wajib dimiliki anggota pramuka. 
“Harapan kami anggota Pramuka di Jabar mempunyai KTA dengan banyak fungsi, dalam artian KTA tidak hanya sebatas KTA saja yang selama ini hanya disimpan di dompet tanpa ada fungsi lain selain keanggotaan,” ujar Saeful, di Kantor Kwarda Pramuka Jawa Barat, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Kamis (28/7/2016).
Dikatakan, selain untuk membiasakan anggota menabung, juga sebagai upaya pendataan potensi keanggotaan. Di Jabar sendiri, ia mengklaim ada 5,2 juta anggota. Dengan adanya program ini ia ingin para anggota pramuka di Jabar bisa terdata dengan dengan detail.
“Jadi, bisa menjadi sebuah senjata untuk bagaimana mengambil kebijakan organisasi kedepan.  Nantinya data ini akan dijadikan untuk pembinaan kita di semua tingkatan” paparnya.
Memang dia menilai untuk menjalankan program ini perlu proses. Artinya dalam waktu dekat tidak bisa semua anggota memiliki KTA berbasis ATM.
“Kita realistis, kita hanya menargetkan 5-10 persen anggota yang akan ikut dalam program ini,” ungkap Saeful.
Dalam hal ini, Kwarda Pramuka Jabar menjalin kerjasama dengan Bank Jabar Banten (BJB). Sementara pada prosesnya, setiap anggota Pramuka bisa membuka rekening. Terkecuali anggota yang berusia di bawah 17 tahun atau belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), dimana pembuatan KTA berbasis ATM akan dikolektifkan oleh masing-masing pembina di sekolah.(Rianto Nudiansyah)
Lihat juga...