Mobil Wisatawan Terjun Ke Jurang, 2 Tewas 2 Lainnya Kritis

RABU, 13 JULI 2016

SOLO — Sebuah mobil rombongan wisatawan yang akan menuju ke Candi Cetho, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa sore (12/7/16),  jatuh ke jurang sedalam 30 meter. Akibat kecelakaan tersebut, dua penumpang tewas dan dua lainnya masih kritis.
Menurut kesaksian warga Yono, kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Ayla bernomor polisi AD 9198 AL yang dikendarai Joko Wardoyo, melewati tanjakan curam di pintu masuk kawasan wisata Candi Cetho, di Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Karanganyar. Mobil nahas ini terpaksa berhenti di tengah tanjakan, saat sebuah sepeda motor di depannya tidak kuat menanjak.
“Saat akan berjalan mobil justru merosot ke belakang, hingga mobil meluncur ke dalam jurang. Mobil sempat berguling beberapa kali di ladang milik warga, sebelum jatuh dan mendarat di  sungai,” ucapnya kepada awak media.
Mobil berpenumpang empat orang  itu mengalami kerusakan berat usai jatuh ke jurang sedalam 30 meter. Saat itu warga langsung banyak yang berdatangan untuk menyelamatkan korban. Namun nahas salah satu penumpang tewas di lokasi kejadian. “Yang jelas yang meninggal di lokasi satu, yang lainnya luka berat,” jelasnya.  
Dari data kepolisian menyebutkan, ke empat korban merupakan masih satu keluarga. Korban tewas bernama Feranita Decca, 32 tahun, dan silvia, 25 tahun. Keduanya warga Desa  Dukuh Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo. Sementara korban luka berat bernama Joko Wardoyo, 34 tahun, dan Rajendra, 5 tahun, keduanya warga Desa Kenep, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. 
Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Suryo Wibowo mengatakan, korban Feranita tewas di tempat kejadian. Sementara adiknya, Silvia, tewas dalam perjalanan ke Rumah Sakit. Keduanya mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh.  Sedangkan dua korban lain, Joko Wardoyo dan Rajendra, dalam kondisi kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit Moewardi Solo.
“Dugaan sementara kecelakaan  ini dikarenakan pengendara mobil kurang mengetahui medan, sehingga tidak bisa menguasai kendaraannya saat melewati tanjakan curam. Lokasi wisata Candi Cetho memang berlokasi di dataran tinggi, dengan jalur yang curam dan berkelok-kelok. Sehingga kita himbau  agar para wisatawan meningkatkan kewaspadaan saat melewati jalur ini,” pungkasnya.
Curamnya jurang membuat proses evakuasi cukup kesulitan. Hingga Selasa petang proses evakuasi bangkai mobil yang ringsek ini masih dilakukan di lokasi. Proses evakuasi bangkai mobil berhasil dilakukan setelah petugas kepolisian di bantu puluhan relawan dan Sar di Karanganyar. (Harun Alrosid) 
Lihat juga...