Minat Mudik Motor Gratis Tujuan Solo Meningkat Tajam

MINGGU, 3 JULI 2016

SOLO — Program pemerintah  mudik gratis rupaya semakin dimanfaatkan untuk  pemudik yang berasal dari daerah di sekitar Solo, Jawa Tengah. Termasuk, peserta kendaraan mudik gratis yang dipelopori Kementrian Perhubungan juga mengalami kenaikan yang signifikan. Untuk tujuan Solo sendiri, mudik kendaraan gratis roda dua ini naik 60 persen dibanding musim lebaran 2015 lalu. 

Costumer Care Angkutan Barang Stasiun Jebres, Solo, Sugeng Suranto , mengatakan jumlah peserta pemudik kendaraan roda dua yang turun di Solo pada 2015 mencapai 9900 unit. Sementara untuk 2016, target peserta mudik motor gratis hingga H-2 tersebut mencapai 15.834 unit. “Jadi kenaikan program motor mudik gratis dari Kemenhub ini mencapai 60 persen, jika dibanding dengan tahun lalu,” tuturnya kepada awak media, Minggu siang (3/7/16).
Kedatangan motor mudik gratis ini diprediksikan akan berakhir pada 4 Juli besok. Sebab, Kementrian Perhubungan masih membuka program mudik motor gratis itu terakhir hingga hari ini (3/7/). “Kita perkirakan besok sudah tiba di Solo,” tambahnya. 
Sementara itu program mudik motor gratis juga menggunakan truk yang turun di terminal Tirtonadi Solo. Kedatangan motor pemudik ini juga mulai tiba beberapa hari lalu, dan hngga hari ini masih terus berdatangan. Setidaknya ada 28 truk yang membawa sepeda motor mudik gratis ini tiba secara bekala di Terminal. “Yang sudah tiba rombongan pertama 5 truk, disusul 12 truk. Satu truknya berisi 50 sepeda motor,” imbuh Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Soedrajat. 
Ditambahkan, minat mudik motor gratis di Solo meningkat tajam jika dibanding tahun lalu. Jika pada 2015, hanya ada 12 truk yang mengangkut motor mudik gratis, untuk tahun ini ada 28 truk. Peningkatan lebih dari 100 persen ini  tak hanya pemudik yang berasal dari 6 daerah di Eks Surakarta (Sukoharjo, Boyolali, Sragen, Karangnyar, Wonogiri, Klaten), tetapi juga ada yang berasal dari Blora, Grobogan, Ngawi, Magetan dan Pacitan. 
“Jadi program untuk menekan angka kecelakaan pemudik roda dua ini untuk tujuan Solo juga sebagian pesertanya berasal dari Jawa Timur, seperti Ngawi dan Magetan. Kemungkinan untuk tahun depan pesertanya juga akan semakin bertambah,” pungkasnya. (Harun Alrosid)
Lihat juga...