Bersihkan Sampah Kawasan Rinjani, Disbudpar NTB Gandeng Aktivis Peduli Lingkungan dan Mapala

SENIN, 18 JULI 2016

MATARAM — Kebersihan kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) sekarang ini masih menjadi persoalan yang belum mampu dituntaskan pihak Bali TNGR, terutama di kawasan puncak dan sepanjang jalur pendakian, dari sampah wisatawan yang melakukan pendakian.

“Masalah sampah di kawasan TNGR, harus diakui sampai sekarang memang masih menjadi persoalan belum mampu terselesaikan, padahal masalah kebersihan menjadi pertimbangan utama wisatawan mau berkunjung” kata Kadisbudpar NTB, Mohammad Faizal di Mataram, Senin (18/7/2016).
Karena itulah, kata Faozal, sebagai upaya membantu mengatasi persoalan tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggandeng aktivis peduli lingkungan dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala).
Ia mengatakan, gerakan bersama memelihara lingkungan rinjani dari sampah bersama aktivis pecinta lingkungan dan Mapala nantinya akan dilakukan setiap sebulan sekali, sekaligus sebagai kampanye gerakan cinta lingkungan.
“Selain Aktivis dan Mapala, Disbudpar NTB juga telah menggandeng para porter yang biasa naik turun melakukan pendakian rinjani, mengantar barang bawaan wisatawan, untuk membantu mengangkut turun sampah yang ada di sepanjang jalan pendakian Rinjani” pungkasnya. (Turmuzi)
Lihat juga...