Angkut Ribuan Kendaraan Roda Dua Lima Kapal Khusus Disiapkan

SABTU, 9 JULI 2016

LAMPUNG — Pemudik dalam arus balik lebaran Idul Fitri 2016 (1437 H) melalui Pelabuhan Bakauheni menggunakan kapal roll on roll off (Roro) mulai menunjukkan peningkatan, terutama pengguna kendaraan roda dua. 
Antisipasi semakin meningkatnya pemudik arus balik pengguna kendaraan roda dua, pihak gabungan pengusaha angkutan sungai danau dan penyeberangan (Gapasdap), Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) dan Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) sepakat melakukan antisipasi dengan menyiapkan armada khusus pengangkut kendaraan roda dua.
“Kita prediksi pemudik menggunakan moda transportasi sepeda motor melalui pelabuhan Bakauheni mencapai arus puncak pada malam hari ini. Upaya mencegah antrean panjang kendaraan roda dua, pihak PT ASDP Ferry Cabang Bakauheni akan mendahulukan pemudik roda dua dengan menyediakan kapal khusus pada puncak arus mudik,”ungkap kepala OPP Merak-Bakauheni, Harno Triadi saat konferensi pers di posko angkutan mudik Pelabuhan Bakauheni Lampung, Sabtu (9/7/2016)
Sebagai antisipasi pihak PT. ASDP Ferry Cabang Bakauheni akan memprioritaskan pemudik bersepeda motor di Dermaga IV dan Dermaga V, dan plengsengan bila tingkat kepadatan sudah tidak terhindarkan lagi pada puncak arus balik hari raya Idul Fitri 2016 (1437 H). Petugas khusus akan disiapkan
“Kita sudah sepakat dengan Gapasdap, OPP, dan KSOP untuk menyiapkan sebanyak lima kapal yang berukuran kecil untuk memuat pemudik motor khusus bila dalam situasional terjadi di hari puncak Arus mudik Lebaran,” ungkap Harno.
Lima kapal khusus tersebut disiapkan oleh operator pelayaran yang sudah dijadwalkan beroperasi di lintasan Selat Sunda untuk mengangkut kendaraan roda dua dengan kapasitas kendaraan roda dua mencapai 1500-3000 kendaraan roda dua. Selain kendaraan roda dua yang diprioritaskan kendaraan pribadi akan diangkut dalam kendaraan khusus tersebut.
Keputusan menyiapkan kapal khusus kendaraan roda dua tersebut berdasarkan aspek psikologis pengendara kendaraan roda dua yang telah melakukan perjalanan jauh sehingga perlu disiapkan kapal khusus untuk pengendara kendaraan roda dua. Selain itu pihak OPP akan mempercepat waktu bongkar muat kapal fery di pelabuhan Bakauheni, sebagai upaya mengatasi antrean bila terjadi di Pelabuhan pada puncak arus mudik.
“Kalau dibutuhkan kita akan lakukan percepatan bongkar muat, itupun bila dalam kondisi situasional terutama jika kapal hanya mengangkut kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi sehingga tak perlu menunggu pejalan kaki,” ujar Harno.
Selama ini dalam pelayaran normal waktu bongkar muat kapal roro dilakukan selama 60 menit namun dalam bongkar muat selama angkutan lebaran dipercepat hanya selama 45 menit. Percepatan waktu pelayanan dilakukan untuk mengatasi dampak psikologis lamanya waktu menunggu kapal berangkat yang selama arus balik memakan waktu selama 2-3 jam dengan kapal disiapkan sebanyak 28-29 kapal roro.
Ditpolair Polda Lampung Kawal Kapal Roro Saat Arus Balik
Selain penyiapan kapal khusus kendaraan bermotor roda dua,arus balik yang mulai menunjukkan peningkatan mengakibatkan Ditpolair Polda Lampung mulai melakukan pengawalan terhadap kapal kapal yang berangkat dan akan masuk ke pelabuhan Bakauheni.
Menurut Kasatpolair Polres Lampung Selatan,Aiptu Baharudin, pengawalan oleh kapal patroli milik polair dilakukan oleh sebanyak 30 anggota gabungan dari Ditpolair Polda Lampung dan anggota Polres Lampung Selatan.
“Pengawalan oleh dua unit kapal patroli dilakukan setiap tiga jam dalam kondisi cuaca bagus maupun cuaca tidak bagus mengantisipasi insiden di laut,”ungkap Aiptu Baharudin.
Pengawalan oleh dua unit kapal patroli tersebut diantaranya  KP XXV-2003,KP XXV-1016 dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya insiden penumpang terjatuh dari kapal, serta memberi himbauan kepada penumpang kapal untuk tidak bersandar di pagar pagar kapal hindari penumpang terjatuh.
Dua unit kapal patroli dari Polair Polda Lampung dan Polres Lampung Selatan tersebut mulai melakukan pengawalan terhadap kapal kapal yang masuk ke alur masuk dan alur keluar Pelabuhan Bakauheni. Hingga hari kedua setelah lebaran Polair Polres Lampung Selatan memantau tidak terjadi insiden kecelakaan penumpang kapal selama arus mudik dan arus balik.
[Henk Widi]
Lihat juga...