Pedagang di Sumenep Pilih Beli Daging Sapi dari Luar Daerah

RABU, 15 JUNI 2016

SUMENEP — Keberadaan Rumah Potong Hewan (RPH) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, rupanya belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh para pedagang daging sapi yang ada di daerah setempat. Mereka memilih cara yang lebih praktis dengan membeli dari luar daerah, sebab itu akan lebih menguntungkan dibanding dengan potong sendiri rumah potong.
Para pedagang daging sapi yang berada di Pasar Anom Baru daerah ujung timur Pulau Madura ini merasa ribet ketika melakukan pemotongan sendiri, itupun keuntungan yang diperoleh daging sapi tersebut tidak begitu besar. 
“Mendingan beli daging dari luar daerah, karena itu lebih praktis daripada disini, kalau disini ribet masih ke rumah potong masih apa-apa kesana, tetapi kalau dari Pamekasan langsung datang dagingnya langsung timbang,” kata Nur Fatimah (38) salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Anom Baru, Kabupaten Sumenep, Rabu (15/6/2016).
Disebutkan, bahwa dengan melakukan pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) dinilai hanya akan merepotkan pedagang, karena ketersediaan alat-alat potong hewan yang ada di rumah potong hewan daerah ini kurang memadai, salah satunya adalah timbangan. 
Keberadaan Rumah Potong Hewan (RPH) sangat diharapkan dapat menjadi penunjang terhadap para pedagang daging dalam memperoleh daging siap jual, tetapi hal itu ternyata masih jauh dari harapan. Karena rumah potong yang ada masih belum mampu memberikan kenyamanan serta cara praktis terhadap pedagang yang membeli daging tersebut.
“Bahkan harga daging kalau di RPH itu bervariasi, saya juga kurang paham. Makanya saya tidak mau ribet, mendingan beli ke daerah lain ja,” pungkasnya.
[M. Fahrul]
Lihat juga...