RABU, 15 JUNI 2016
SOLO — Antusiasme warga Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dalam Pasar Murah yang digelar di Pabrik Tekstil PT Rakabu, milik Presiden Joko Widodo (Jokowi), terlihat cukup besar. Ratusan warga berbondong-bondong datang untuk membeli paket sembako yang dijual dengan harga Rp 25 ribu per paket.

Salah satu warga Kalijambe, Sragen, Sarmini mengaku sengaja meluangkan waktu untuk membeli paket sembako murah. Dengan membayar Rp 25 ribu, Sarmini mengaku mendapatkan 3 kilogram beras, satu kilogram gula, satu liter minyak goreng dan susu instan.
“Senang mas, karena harganya murah. Beruntung ini tadi masih kebagian paket sembako murahnya,” ucap Sarmini kepada awak media, Rabu siang (15/6/16).
Pasar murah, kata Sarmini, sangat membantu masyarakat miskin. Pasalnya, ditengah harga sembako masih tinggi, jelang lebaran ini kebutuhan keluarga meningkat banyak. “Oleh karena itu, adanya pasar murah sangat digemari warga. Yang datang dari jauh-jauh juga ada,” imbuhnya.
Hal serupa dikatakan Wagiyem (56), warga Gemolong, Sragen. Pasar murah yang digelar di Pabrik yang sempat terbakar itu dapat dijadikan warga sebagai persedian menjelang lebaran. Sebab, warga sangat kesulitan jika hanya mengandalkan sembako dari pasar karena harganya yang masih tinggi.
“Yang pertama dapat meringankan biaya untuk kebituhan keseharian, selain itu juga dapat menjadi persediaan untuk lebaran nanti. Minimal kita punya stok sembako meskipun kecil jumlahnya,” cetusnya.

Pasar Murah yang digelar di Pabrik PT Rakabu ini menyediakan sedikitnya 5000 paket sembako. Tujuan digelarnya pasar murah sendiri adalah untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang terjangkau.
“Kita ngadain ini kerjasama dengan Bank Artha Graha sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Diharapkan, pasar murah dapat meringankan beban masyarakat, terutama jelang lebaran ini,” pungkas Hangga, Pengelola Pabrik PT Rakabu.
[Harun Alrosid]