Meski Dalam Suasana Puasa, Petani Tetap Bekerja Seperti Biasa

MINGGU, 26 JUNI 2016

MATARAM — Bagi sebagian orang selama bulan puasa,  sebagian waktu terutama siang hari lebih banyak dihabiskan untuk istirahat, hanya separuh waktu yang digunakan untuk bekerja, hal tersebut bisa difahami, dalam kondisi berpuasa, tenaga untuk bekerja tentu sangat terbatas.
Berbeda halnya dengan petani di desa, bulan puasa tidak tidak menurunkan semangat para petani pergi menggarap sawah, mereka tetap bekerja seperti biasa dari pagi sampai siang, menanam maupun merawat tanaman tembakau dan tanaman lain.
“Sudah menjadi kebiasaan setiap pagi bekerja ke sawah, jadi mau puasa atau tidak petani tetap bekerja di sawah mengerjakan apa yang bisa dikerjakan,” kata Nurmin, petani tembakau Desa Kateng kepada Cendana News, Minggu (26/6/2016).
Dikatakan lagipula sekarang ini tanaman tembakau yang telah ditanam sedang sangat membutuhkan perhatian dan perawatan, seperti pengairan, pemupukan maupun penyemprotan obat pestisida, supaya tidak dimakan ulat.
Hana, petani lain mengaku, karena sudah terbiasa bekerja ke sawah setiap pagi, jadinya untuk berdiam diri di rumah terasa membosankan, apa mau dikerjakan selain tidur yang terkadang bisa membuat badan makin lemas.
“Kalau bekerja ke sawah, selain tanaman bisa terawat, badan juga bisa lebih sehat dengan bekerja sambil menunggu waktu berbuka,” tutupnya.
[Turmuzi]
Lihat juga...