Kisah Para Penjual Makanan yang Rela Tidak Berbuka Bareng Keluarga, Karena Berjualan

MINGGU, 12 JUNI 2016

MATARAM — Pada masyarakat Perkotaan, moment puasa ramadhan seperti sekarang, kebutuhan akan aneka makanan dan berbagai jenis minuman siap saji cukup tinggi, kesibukan dan urusan pekerjaan yang tinggi bagi sebagian warga Kota Mataram bisa jadi alasan kenapa warga banyak memilih makanan siap saji.

Suasana dan keramaian itulah yang kemudian dimanfaatkan sebagian warga lain mencari keuntungan dengan berjualan, mulai dari makanan, lauk sampai aneka jenis minuman siap saji.
Tidak heran pula, penjual musiman bulan ramadhan banyak bermunculan dan hampir bisa ditemukan di setiap sudut kota dan pusat keramaian pinggiran jalanan. Warga yang berjualan bahkan rela tidak berbuka bareng bersama keluarga demi berjualan mencari keuntungan.
“Sudah terbiasa tidak berbuka bareng bersama keluarga, setiap kali memasuki bulan ramadhan, karena saya kan berjualan” kata Maya, warga Kelurahan kekali yang biasa berjualan sayuran siap saji di pinggiran jalan raya Kekalik Kota Mataram kepada Cendana News, Minggu (12/6/2016).
Maya mengatakan, kalau setiap memasuki bulan puasa ramadhan, dirinya tidak pernah absen berjualan sayuran siap saji di pinggiran jalan raya Kekalik termasuk puasa ramadhan tahun ini.
“Kalau tidak berbuka bareng bersama keluarga, bukan sekarang saja, dari dulu sudah biasa, anak dan suami juga bisa memahami, yang penting sebelum berangkat berjualan menu makanan berbuka puasa untuk keluarga sudah disiapkan”.
Pengakuan sama juga disampaikan Sahrim, penjual es kelapa muda asal Dasan Agung Kota Mataram, sudah biasa tidak berbuka bareng selama ramadhan, karena harus berjualan.
“Kalau ditanya ingin berbuka bareng keluarga, sudah pasti ingin seperti keluarga lain, tapi bagaimana, lagi pula kita berjualan hanya sampai magrib, setelah magrib sudah pulang dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga” tutupnya.(Turmuzi)
Lihat juga...