MINGGU, 19 JUNI 2016
BANDUNG — Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla, meminta warganya untuk menyukuri nikmat yang diberikan negeri ini. Menurutnya, kedamaian di Indonesia boleh diadu dengan negara manapun.

Memang pemberitaan minus selalu saja ada dalam setiap hari, mungkin setiap menit. Namun tak lebih parah dari negara lain yang memiliki permasalahan lebih besar. Karena itu, masyarakat Indonesia seharusnya bisa lebih bersyukur.
“Jika melihat berita di luar (negeri), Indonesia harus bersyukur, walaupun ada masalah seperti harga daging mahal tapi situasi kita ini lebih baik,” ujar Kalla, saat menjadi pembicara di Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB), Minggu (19/6/2016).
Ia membandingkan dengan negara-negara yang sedang terlibat bentrok, misalnya saja seperti di Uni Eropa atau di Timur Tengah. Orang nomor dua di Indonesia ini tak menampik negaranya pun tak luput dari kesulitan. Meski demikian, ia mengklaim kondisi dan situasi di negeri ini cenderung lebih baik.
“Banyak berita tentang perang yang saling menghancurkan, padahal saat Ramadhan. Semoga ini menjadi pelajaran buat kita,” katanya.
Kunjungannya kali ini, tampak juga Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yudi Chrisnadi. Sementara ikut juga mendampingi Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heriyawan dan Rektor ITB, Kadarsah Suryadi.(Rianto Nudiansyah)