SABTU, 25 JUNI 2016
MANADO — Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Dan Laut (BPSPL) Makassar yang membawahi 6 Provinsi di Sulawesi, melalui satuan kerja (Satker) Manado pada Sabtu (25/06/2016) siang melakukan monitoring dan membersihkan transplantasi karang di pantai Malalayang Manado.

Koordinator BPSPL Satker Manado Asriadi kepada Cendana News mengatakan, hari ini BPSPL Makassar satker Manado bersama beberapa kelompok diver, NGO lokal, mahasiswa, dan Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Provinsi Sulut melakukan monitoring transplantasi karang sebanyak 85 rak di pantai Malalayang.
Menurut Asriadi, monitoring yang dilakukan berupa pembersihan rak, pembersihan teritip yg menempel di rak transplantasi karang, serta mendokumentasikan seluruh aktivitas monitoring. Asriadi mengatakan, dalam kegiatan itu, BPSPL dibantu oleh sejumlah lembaga yaitu Tirta satwa dive center, Yayasan Pendidikan Konservasi Sulut, DKP Provinsi Sulut, Mahasiswa Kelautan Unsrat, Mahasiswa Politeknik Manadi serta pemuda Malalayang.
“Monitoring ini sekaligus mengecek kondisi karang pasca cuaca buruk dan gelombang besar yang menerjang pantai Malalayang beberapa hari lalu. BPSPL satker Manado-KKP membuat program kegiaran fasilitasi pelestarian dan perlindungan jenis ikan melalui stock centre karang hias di Sulut sejak tahun 2015 silam di pantai Malalayang dan trus rutin memantau perkembangannya,” sebutnya.

Selain itu Asriadi menegaskan, tujuan kami melakukan program pembuatan stock centre di Malalayang adalah agar menjadi pusat pendidikan dan penenlitian bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum tentang karang, kemudian menyediakan anakan karang dan untuk kegiaran rehabilitasi di wilayah Sulut.
“Selain itu BPSPL juga menyediakan anakan karang untuk wisata, berupa adopsi karang hias di lokasi stock centre, sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat dan wisatawan saat melakukan wisata laut di pantai Malalayang,” kata Asriadi.
[Ishak Kusrant]