MINGGU, 15 MEI 2016
LAMPUNG—Promosikan wisata di kabupaten terujung di Pulau Sumatera, pesta masyarakat pesisir Kabupaten Lampung Selatan yang berada di kaki Gunung Rajabasa dan Selat Sunda diselenggarakan dengan kegiatan pesta rakyat Festival Rajabasa IV.

Kegiatan pesta rakyat yang dimeriahkan oleh seluruh desa di Kecamatan Rajabasa tersebut diikuti oleh puluhan tim kesenian yang menampilkan berbagai kesenian diantaranya tari tuping,tari kewer,drum band, serta berbagai kesenian lain. Selain kesenian kemeriahan Festival Rajabasa IV juga diisi dengan lomba jukung dan lomba perahu hias.
Ribuan masyarakat pesisir Kecamatan Rajabasa, Kecamatan Bakauheni, Kecamatan Kalianda yang ikut memeriahkan terlihat sudah berada di tepi pantai Desa Kunjir sejak pagi untuk menyemarakkan pesta rakyat yang dihadiri oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, Kadis Disparekraf Kabupaten Lampung Selatan Fauziah Arief.
Rangkaian Festival Rajabasa IV yang telah diisi dengan beragam kegiatan diantaranya fun bike (sepeda santai), pemilihan Muli Mekhanai, selanjutnya dimeriahkan juga dengan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kearifan lokal masyarakat di wilayah Pesisir Rajabasa.
Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Kabupaten
Lampung Selatan Erlan Murdiantono dalam sambutannya mengungkapkan rangkaian festival Rajabasa VI merupakan langkah pemerintah kabupaten Lampung Selatan mempromosikan wisata di Lampung Selatan yang kaya akan kekayaaan budaya, wisata bahari dan wisata pegunungan baik di wilayah daratan dan Gunung Krakatau yang ada di Selat Sunda.
“Kita menunjukkan keramahtamahan dan kekayaan budaya yang ada di Kabupaten Lampung Selatan dengan harapan semakin menarik wisatawan berkunjung ke Lampung Selatan”ungkap Erlan Murdiantono di Kecamatan Rajabasa, Minggu (15/5/2016)
Berbagai langkah dalam mempromosikan wisata di Lampung Selatan tersebut ungkap Erlan Murdiantono, akan diimbangi dengan penyediaan penginapan penginapan berkonsep home stay (rumah singgah), warung warung tradisional yang menyediakan berbagai makanan khas yang ada di pesisir Lampung Selatan serta kuliner berbahan ikan laut, penyediaan jasa transportasi perahu serta ojek roda dua.
Selain itu akomodasi yang terjangkau bagi wisatawan berupa home stay yang dibanderol dari harga Rp30ribu, selain itu akomodasi perahu yang akan membawa wisatawan ke Pulau Mengkudu serta beberapa destinasi wisata yang ada di Kecamatan Rajabasa diantaranya Pulau Sebesi dan Pulau Krakatau yang mulai banyak diminati oleh para wisatawan yang berasal dari luar wilayah Lampung Selatan.
Upaya mempromosikan wisata di Lampung Selatan juga dilakukan dalam festival Rajabasa IV dengan menyelenggarakan lomba swa foto (selfie) dengan latar belakang pantai, kegiatan Festival Rajabasa IV dengan hadiah utama sebesar Rp1juta dan berbagai hadiah hiburan.
Destinasi wisata pesisir Rajabasa merupakan destinasi wisata berkonsep bahari dan pegunungan yang bisa ditempuh dari ibukota Lampung, Bandarlampung sejauh 83 kilometer, dari Bakauheni sekitar 30 kilometer. Banyaknya destinasi wisata di wilayah tersebut membuat Festival Rajabasa terus dihelat setiap tahunnya. Berdasarkan peta wisata Desa Kunjir memiliki beberapa objek wisata diantaranya:
1. Gunung Rajabasa
2. Air terjun Way Secakhah
3. Sumber Air Panas
4. Pantai Serambi Sumatera
5. Pantai Wat Wat Gawoh
6. Pantai Mios
7. Pantai Jandang
8. Pantai Mutiara
9. Pantai Batu Gusung
10. Batu Lapis Park
11. Pulau Sebuku
12. Pulau Sebesi
13. Gunung Krakatau
Berdasarkan pantauan media Cendananews.com lomba perahu hias diikuti oleh puluhan perahu tradisional milik nelayan setempat yang dimulai dari Desa Kunjir dan melakukan manuver di titik yang ditentukan untuk mendapat penilaian dari dewan juri serta dilihat oleh ribuan masyarakat. Beberapa perahu dihias dengan beragam rumbai rumbai dan bendera dan bahkan miniatur Gunung Krakatau.
Sementara itu Iyung,koordinator lomba jukung mengungkapkan puluhan tim dari beberapa desa telah bersiap untuk mengadakan lomba jukung. Lomba jukung merupakan adu kecepatan mendayung dengan titik yang telah ditentukan panitia dan mendapat nilai terbaik dengan sistem kecepatan waktu.
“Kalau perahu hias tentunya keindahan dari perahu yang dihias sementara lomba jukung dinilai dari kecepatan mencapai garis finish”ungkapnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang menyaksikan berbagai rangkaian pesta rakyat dalam Festival Rajabasa IV tersebut. Masyarakat berharap even sejenis dapat dilakukan untuk semakin mempromosikan Lampung Selatan dan Kecamatan Rajabasa yang memiliki banyak potensi wisata bahari. (Henk Widi)