Jaga Ketahanan Pangan, Distan Sumenep Lakukan Intensifikasi Lahan

SELASA, 4 MEI 2016
                                              
SUMENEP — Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, akan melakukan intensifikasi lahan pertanian, setelah melihat kondisi lahan yang produktif  makin menyusut, karena dijadikan lokasi perumahan.  Program ini bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan yang mulai terancam.


Rencana intensifikasi lahan, guna meningkatkan produksi padi yang dihasilkan oleh petani di daerah ini. Sehingga ketahanan pangan tetap tidak mengkhawatirkan. Kondisi pangan di daerah harus benar-benar terjaga, supaya tidak sampai terjadi kekurangan pangan akibat banyaknya perumahan yang tumbuh di lahan pertanian.
                                                                                                                          
“Kami akan tetap selekstif dalam alih fungsi lahan, karena kita ketahui bersama,  antara lahan produktif dengan kebutuhan perumahan tidak bisa dipisahkan. Artinya kami akan tetap bertanggungjawab terhadap lahan-lahan produktif yang harus dipertahankan,” kata Bambang Heriyanto, Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Sumenep, Rabu (4/5/2016).
Disebutkan, bahwa sejak tahun 2013 lalu, pihaknya terus melakukan pembukaan lahan baru diberbagai daerah, sehingga ketahanan di daerah ini tetap terjaga dengan baik. Bahkan kebutuhan pangan hingga saat ini masih masuk kategori aman, karena hasil produksi yang diperoleh petani melebihi kebutuhan masyarakat yang ada di daerah ini.
“Jadi intensifikasi terhadap lahan produktif nantinya akan dapat meningkatkan terhadap produksi, maka ketika produksi terus meningkat, keberadaan pangan tidak akan mengkhawatirkan,” jelasnnya.
Sementara lahan produktif yang bisa ditanami padi sampai sekarang masih mencapai 25.000 hektar. Sawah itu terdiri lahan irigasi penuh, irigasi sedang dan irigasi sederhana. 
Pihaknya kedepan akan terus melakukan upaya peningkatan produksi terhadap lahan produktif yang ada dengan cara intensifikasi tersebut, sehingga lahan itu benar-benar dimanfaat dengan baik, agar kebutuhan pangan tetap tercukupi sesuai harapan bersama.
“Dengan cara itu kebutuhan pangan akan tetap tercukupi. Makanya lahan produktif yang ada memang harus dipertahankan,” pungkasnya.(M. Fahrul)
Lihat juga...