IRTI IDB Berikan Dana Rp 250 juta Bagi Peneliti UNAIR Menulis Buku Terkait Aspek Ke-Islaman

JUMAT, 20 MEI 2016

SURABAYA—The Islamic Research Research and Training (IRTI) Islamic Development Bank (IDB)berjanji akan memberikan dana hibah sebesar Rp 250 juta baik bagi peneliti maupun lembaga yang berada dibawah naungan Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, hal ini dilakukan untuk membangkitkan semangat para peneliti untuk menulis buku terkait ke-Islaman.


Kamis (19/5/2016) malam kemarin, Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., M.T., Ak,CMA., selesai melakukan penandatanganan kerjasama kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Prof. Datuk Dr. Mohd Azmi Omar selaku Director General IRTI IDB., di Jakarta.
”Dengan IRTI, nanti UNAIR akan menggelar workshop tematik yang terkait dengan koperasi syariah atau koperasi Islam. Selain itu juga ada donasi buku,” jelas Prof. M. Nasih saat ditemui di UNAIR, Jumat (20/5/2016).
Selain dana hibah untuk melakukan riset, IRTI-IDB juga memberikan beasiswa dan berbagai program lainnya untuk civitas UNAIR. Kedepan peneliti UNAIR akan melakukan sejumlah riset yang berkaitan dengan keuangan mikro.
“Kebetulan, IDB juga sedang fokus di micro financing (keuangan mikro), seperti usaha-usaha kecil (UKM), sehingga UNAIR punya ladang besar disana, dan UNAIR akan lakukan beberapa hal. Begitu pula dengan kegiatan pertemuan ilmiah di level internasional,” cakap Guru Besar Akuntansi Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) UNAIR ini.
Dari aspek pembiayaan jangka pendek, Prof. M. Nasih berharap ada dukungan kegiatan, seperti kegiatan training dan riset (pelatihan dan penelitian) ini berlaku untuk seluruh dunia. Misalnya, workshop di Malaysia. Peserta yang menjadi pembicara akan dibiayai oleh IRTI. Sehingga UNAIR bisa menyelenggarakan berbagai workshop yang bisa diikuti oleh masyarakat internasional. Terkait dengan pembiayaan infrastruktur, UNAIR berharap adanya dukungan dana terkait dengan wakaf dan pembangunan infrastruktur.
“Kedepan, yang akan kami dorong adalah berkembangnya wakaf dan penyiapan infrastrukturnya. Kita berharap bisa di-support oleh IDB,” pungkasnya. (Charolin Pebrianti).
Lihat juga...