Satu Siswi SLBN 1 Sleman Siap Menghadapi UN

SABTU, 2 APRIL 2016
Jurnalis : Koko Triarko / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Koko Triarko 

YOGYAKARTA — Tak jauh beda dengan siswa sekolah pada umumnya, para siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) juga akan menghadapi Ujian Nasional (UN). Namun ada beberapa hal berbeda dengan pelaksanaannya. Antara lain, jumlah peserta UN Tingkat Sekolah Menegah Atas yang hanya satu orang siswa. Hal ini seperti yang akan berlangsung di SLB Negeri (SLBN) 1 Sleman. 
Nurul Jamilatul Khasanah dan Agustina Rahayu
Ketua Panitia Internal UN SLBN 1 Sleman, Nuraini Dewi, ditemui Sabtu (2/4/2016) mengatakan, UN tahun ini untuk tingkat SMA di sekolahnya hanya akan diiukuti oleh satu orang siswa putri saja, yaitu Agustina Rahayu (21). Siswi Kelas 3 SMA SLBN 1 Sleman dari Kelas B atau Kelas Tuna Rungu. 
Kendati hanya satu orang siswi, kata Dewi, berbagai persiapan sebagaimana sekolah pada umumnya tetap dilakukan. Namun, dalam UN tahun ini pihaknya tidak meliburkan semua siswanya, karena peserta UN yang hanya satu orang. 
“Persiapan denah lokasi tempat ujian dan lain-lain sudah disiapkan. Hari ini tinggal menunggu dibuatnya nomor peserta UN”, katanya.
SLBN 1 Sleman di pedukuhan Pakem Gedhe, Pakembinangun, Pakem, Sleman, terdiri dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun, untuk tahun ini siswa yang sudah layak mengikuti UN hanya satu siswi saja dari Kelas B Tingkat SMA. 
Dewi menjelaskan, jumlah siswa SMA di sekolahnya ada 25 orang. Terdiri dari siswa Kelas B (Tuna Rungu) sebanyak 4 siswa, Kelas D (Tuna Daksa) sebanyak 2 siswa, dan Kelas C (Tuna Grahita) sebanyak 19 orang. Sedangkan kelas Peserta UN hanya Kelas B, D, dan E saja.
Sementara itu, didampingi guru kelanya, Nurul Jamilatul Khasanah, satu-satunya siswi Peserta UN di SLBN 1 Sleman,, Agustina Rahayu saat ditemui mengaku sudah siap menghadapi UN tahun ini. Dikatakan, selama menjelang UN ini ia menambah jam belajarnya. Tiap sore hari sejak pukul 16.00-18.00 wib, ia belajar mengerjakan soal-soal di rumah Guru Kelasnya. Agustina berharap bisa sukses UN, sehingga bisa menekuni bakat dan hobinya sebagai penjahit. Nurul menambahkan, selama ini, Agustina memang sudah bisa menjahit dan sepulang sekolah bahkan bekerja di tempat penjahit besar. 
“Anak ini sudah cukup mandiri. Anak tunggal dari seorang petani dan menyukai bidang tata boga, tata busana dan membatik”, pungkasnya. 
Lihat juga...