Saling Menjaga, Kerukunan Beragama di Flotim Terjalin Baik

SENIN, 4 APRIL 2016
Jurnalis: Ebed De Rosary / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto : Ebed De Rosary

LARANTUKA — Saling menghargai dan menjaga antarumat beragama di Kabupaten Folres Timur, Nusa Tenggara Timur sangat kental. Hal tersebut dibuktikan dari berbagai kegiatan keaagamaan yang berlangsung. Seperti yang dapat terlihat saat perayaan Semana Santa atau Pekan Suci di Reinha, Larantuka  beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan Emanuel diaz, warga kelurahan Lokea kota Larantuka kepada Cendana News, Senin (4/4/2016). 
Anggota pramuka yang beragama Muslim saat bertugas menjaga keamanan saat Jalan Salib hidup di stadion Ile Mandiri
Dikatakan El sapaannya, sejak dahulu setiap ada perayaan saat Semana Santa maupun hari raya Idul Fitri, kedua umat beragama saling membantu menjaga keamanan.
“Selama pekan suci terlebih saat prosesi Jumat Agung, umat muslim khusunya remaja masjid ikut aktif menjaga keamanan di gereja dan di jalur prosesi. Semoga kerukunan ini tetap terjaga dan dipertahankan sebab ini merupakan contoh yang baik bagi umat beragama dimanapun,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Ayub da Silva warga kelurahan Pohon Sirih yang beragama Muslim. Toleransi beragama di Flotim sudah menjadi hal yang biasa bukan hal yang baru.
“Saat Semana Santa umat Muslim dengan berbagai caranya menyukseskan perayaan semana Santa dengan sangat baik. Adanya kebijakan kantor Lingkungan Hidup mengerahkan pegawainya yang Muslim untuk menjaga kebersihan,” ungkap Ayub.
Selain itu, dalam menyikapi isu tarkait SARA memang sering berhembus, terutama saat menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Namun karena ikatan kekeluargaan yang sudah terjalin lama, dapat mencegah perpecahan.
“Adanya Pilkada yang sebentar lagi sudah masuk ke tahapan awal memang ada isu terkait agama. SARA itu akan dihembus demi kepentingan politik tapi kita harus memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa selama ini kami disini hidup berdampingan secara damai, jadi isu ini pasti tidak laku,” tegas Ayub yang memiliki saudara beragama Katolik.
Disaksikan Cendana News selama meliput ritual Semana Santa di Larantuka terlihat beberapa remaja Muslim berjilbab juga terlibat aktif menjadi petugas keamanan di gereja dan saat ritual laiinya. Terlihat seorang penjual lilin Prosesi juga mengenakan jilbab. Hampir setiap tahun keterlibatan kaum Muslim dalam kegiatan umat Katolik tersebut terlihat jelas.
Lihat juga...