Indahnya Air Terjun Watu Jonggol di Balik Bukit Menoreh

MINGGU, 24 APRIL 2016
Editor : Rustam Djamaluddin
YOGYAKARTA — Perbukitan Menoreh di Kabupaten Kulonprogo, membentang sepanjang ratusan kilometer membatasi kawasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah. Perbukitan ini menyimpan sedemikian banyak potensi obyek wisata yang belum semuanya tergarap sempurna. Salah satunya, Air Terjun Watu Jonggol di pedukuhan Nglinggo, Pagerharjo, Samigaluh, Kulonprogo.


Bagaikan keanggunan bidadari dari Kahyangan, perbukitan Menoreh membuat orang yang menatapnya tercenung-menung. Sedemikian terkenal perbukitan itu, namun kisah dan riwayatnya sangat tersembunyi.
Pembangunan sektor pariwisata yang marak digalakkan di banyak daerah di Yogyakarta sejak tahun 2000, juga belum banyak membuka tabir riwayat perbukitan tersebut.
Perbukitan Menoreh memiliki banyak kawasan puncak yang saat ini mulai dikembangkan sebagai obyek wisata alam. Hampir semua kawasan di perbukitan Menoreh juga menyimpan kisah yang berhubunan dengan sejarah. Mulai dari sejarah kuno Mataram Hindhu hingga sejarah perang kemerdekaan di zaman Pangeran Diponegoro dan TB Simatupang. 
Bahkan, beberapa nama pedukuhan di perbukitan Menoreh acapkali dihubungkan dengan peristiwa di masa lalu. Tidak kecuali, pedukuhan Nglinggo, Pagerharjo, Samigaluh, Kulonprogo, yang di balik kerimbunan bukitnya menyimpan air terjun indah setinggi kurang lebih 50 meter.
Konon, nama pedukuhan Nglinggo juga berkaitan erat dengan kisah perjuangan Pangeran Diponegoro. Disebutkan, nama pedukuhan Nglinggo berasal dari nama salah seorang prajurit Pangeran Diponegoro yang menjadi cikal bakal pedukuhan Nglinggo, yaitu Ki Linggo Manik. Dari kata Linggo menjadi Nglinggo.
Pedukuhan Nglinggo, hampir erbatasan langsung dengan perbukitan Menoreh di barat laut kabupaten Kulonprogo. Dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut, Nglinggo dilingkupi hawa sejuk pegunungan hijau yang membentang ratusan kilometer jauhnya. Dan, di pedukuhan itulah sebuah air terjun yang dinamai Air Terjun Watu Jonggol berada.
Kendati belum banyak mendatangkan wisatawan, namun air terjun yang mulai diberdayakan oleh warga setempat, khususnya  di hari libur. Sudah banyak wisatawan yang datang menikmati obyek wisata ini.
Air Terjun Watu Jonggol berada di sebuah lembah yang lumayan jauh dari pintu masuk dan pemukiman warga. Pengunjung yang ingin melihat air terjun tersebut harus berjalan kaki cukup jauh, melintasi jalan setapak yang di kanan kirinya rimbun oleh beragam pepohonan dan ilalang. Namun, perjalanan yang cukup jauh itu tak sia-sia, demi melihat anggun dan sejuknya Air Terjun Watu Jonggol. (Koko Triarko)
Lihat juga...