RABU, 29 MARET 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Istimewa
MATARAM — Adanya rencana pemerintah pusat menaikkan tarif Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) sampai sekarang belum diterima sejumlah pemerintah daerah, termasuk Pemda NTB yang masih akan melakukan kajian.
![]() |
| Salah satu pengguna BPJS yang dirawat akibat gizi buruk |
“Terkait rencana kenaikan tarif BPJS tersebut, belum ada pembahasan apa – apa dengan pihak terkait, Pemda masih akan melakukan kajian,” kata Wakil Gubernur, Muhammd Amin di Mataram, Rabu (30/3/2016).
Menurut Amin, selain kajian mendalam, juga diperlukan pembahasan bersama semua kalangan, termasuk pihak BPJS terkait rencana kenaikan tersebut supaya nanti dalam pelaksanaan tidak ada persoalan.
Selain itu, kenaikan tarif BPJS juga jangan sampai memberatkan masyarakat dan yang terpenting juga dengan adanya kenaikan tarif tersebut apakah nanti dibarengi dengan kualitas layanan.
“Kita lihat saja nanti hasil kajian dan pembahasannya seperti apa, kalau kajian sudah dilakukan, baru Pemda NTB akan mengambil kesimpulan seperti apa,” tutup Amin.