?Pasokan Daging Sapi Berkurang, Pedagang Merugi

SABTU, 9 JANUARI 2016
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Charolin Pebrianti

SURABAYA—Mulai dari per Tanggal 1 Januari 2016 pasokan daging sapi di Surabaya berkurang drastis. Pengurangan ini pun mengakibatkan kerugian yang dialami pedagang daging sapi.

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kota Surabaya, Aru Armando 

Salah satu pemilik sapi, Riama (55 tahun) mengaku mengalami kerugian Rp 2 Juta per harinya selama seminggu ini. Dalam waktu satu hari jika pasokan normal bisa memotong 10-15 ekor, kini ia hanya bisa memotong 3 ekor saja.
“Saya meminta agar pemerintah daerah provinsi Jawa Timur melakukan impor saja,” terangnya, Sabtu (9/1/2016).
Adanya laporan stok daging menipis, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kota Surabaya melakukan Operasi Mendadak (Sidak) di rumah potong hewan (RPH) Jalan Pegirian, Surabaya.
Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kota Surabaya, Aru Armando menerangkan memang ditemukan di lapangan terkait menipisnya pasokan daging sapi.
“Kerugian juga dialami pedagang daging sapi disini dan kerugian mencapai antara Rp 1 juta hingga Rp 2 juta,” jelasnya.
Menurut pria paruh baya ini menjelaskan tiap pedagang biasanya bisa menjual daging sapi 5-8 ekor, namun selama seminggu terakhir hanya 2-3 ekor per harinya, pasokan ini tentunya membawa dampak yang luas di masyarakat.
“Sebelum sidak, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Disperindag,” katanya.
KPPU menginginkan adanya perhatian khusus dari pemerintah provinsi terkait pasokan daging sapi amankah atau tidak. Informasi dari tata niaga sapi dengan fakta di lapangan berbanding terbalik.
KPPU akan melakukan penelusuran terkait adanya dugaan kartel. Jika memang benar ada kartel, maka wewenang KPPU untuk memberikan sanksi administratif.
“Sanksi Rp 1 Milliar atau maksimal Rp 25 Milliar kepada para pihak yang terbukti melakukan kartel,” tandasnya.
Sekedar informasi, sidak tidak hanya dilakukan di Surabaya, namun juga di Makasasar, Medan, Balikpapan, Batam, dan Jabodetabek Pusat. Untuk daerah pemasok daging sapi di Jatim dari Madura dan Bali.
Lihat juga...