
“Sudah banyak langganan saya, tapi beberapa pelanggan ada yang masih bingung mencari kios saya yang baru di tempat penampungan sementara ini ” tuturnya.
“Siang panasnya bukan main, apalagi di musim kemarau seperti ini, para pelanggannya jadi malas berbelanja, yang ramai pembeli hanya di waktu pagi dan sore saja,”sahutnya.
“Mudah – mudahan bisa segera berjualan normal kembali seperti dulu lagi ” terangnya.
“Tapi rata – rata pendapatannya jelas menurun jika dibandingkan saat kiosnya belum terbakar seperti dulu ” imbuhnya.
“Mau gimana lagi wong namanya tempat penampungan sementara, ya begini keadaanya, terima saja dengan lapang dada, bersyukur yang penting masih bisa berjualan seperti biasa, bisa untuk menyambung hidup ” tuturnya.





