Kirab Tiga Paslon Pilwali Semarang Dipadati Ribuan Simpatisan

SEMARANG — Kirab tiga pasangan calon (Paslon) yang akan bertarung dalam pemilihan walikota (Pilwali) Semarang berjalan meriah di komplek Balai Kota, tepatnya di Jalan Pemuda Kota Semarang, Jawa Tengah.

Ribuan simpatisan dari masing-masing calon memadati area dengan membawa berbagai atribut hingga kendaraan yang dihias dengan sedemikian rupa untuk menunjukan bukti dukungan terhadap jagoannya agar dapat memimpin untuk periode lima tahun kedepan.

Sebelum memulai kirab, ketiga pasangan terlebih menandatangani deklarasai Pilwali damai, kemudian dilanjutkan kirab dalam rangka sosialisasi memperkenalkan visi dan misi mereka kepada warga masyarakat, sebagai calon yang akan bertarung untuk memimpin kota Semarang.
Dengan dimulainya kirab massal tersebut, maka ketiga pasangan calon telah secara resmi memperkenalkan diri kepada warga masyarakat kota Semarang, sekaligus memulai masa kampanye tahap awal yang nantinya diperkirakan memerlukan waktu sekitar tiga bulan lamanya.
Tahapan berikutnya adalah memasuki masa tenang selama tiga hari sebelum masa pencoblosan suara tanggal 9 Desember 2015, perhitungan rekapitulasi suara, penetapan pasangan pemenang pilkada sampai pada akhirnya adalah pelantikan pasangan walikota / wakil wallikota Semarang yang sah dan terpilih.
Beberapa saat sebelumnya, KPU kota Semarang telah menetapkan nomor urut ketiga pasangan calon masing – masing sebagai berikut : nomor urut satu pasangan Sumarmo – Zuber Safawi ( Mazu ) diusung PKS dan PKB, nomor urut dua pasangan Hendrar Prihadi – Hevearita ( Hebat ) diusung PDIP, Demokrat dan NasDem, nomor urut tiga pasangan Sigit Ibnugroho – Agus Sutyoso ( Sibagus ) diusung Golkar, Gerindra dan PAN.
Sumarmo sebagai figur calon walikota, pernah menjabat Walikota Semarang pada periode sebelumnya, sedangkan Hendrar Prihadi figur calon walikota lainnya, sebelumnya pernah menjabat Wakil Walikota Semarang saat berpasangan dengan Sumarmo. Karena sesuatu hal, Hendrar Prihadi menggantikan Sumarmo sebagai Walikota Semarang sampai selesai masa tugasnya pada pertengahan tahun 2015.
Sementara itu, Sigit Ibnugroho yang berpasangan dengan Agus Sutyoso sebelumnya tidak pernah sekalipun menjabat sebagai walikota maupun wakil walikota Semarang. Latar belakang mereka adalah pengusaha sukses yang sedang mencoba peruntungan, siapa tahu terpilih memimpin kota Semarang.

Antusias masyarakat juga terlihat dari banyaknya simpatisan yang hadir. Tidak hanya itu, masyarakat yang datang juga ingin mengetahui calon pemimpin dari dekat, seperti yang disampaikan Sumiarsih. 

” Saya datang bersama keluarga, pengen menyaksikan dari dekat seperti apa kira – kira suasana kemeriahan kirab pawai ketiga pasangan calon yang akan ikut Pilkada mendatang ” terang Sumiarsih saat ditemui Cendana News di depan Balai Kota Semarang.
Sedangkan Murni, pedagang minuman mengaku, selama ada agenda kegiatan di Balai Kota dalam beberapa hari, dagangan saya laris manis, terutama berbagai minuman dingin langsung ludes diserbu pembeli yang kehausan mungkin karena kepanasan saat menonton berbagai acara di sini.

KAMIS, 27 Agustus 2015
Jurnalis       : Eko Sulestyono
Foto            : Eko Sulestyono
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...