Meski Raih Adipura, Kalianda belum Terbebas dari Sampah

Tempat sampah

CENDANANEWS(Lampung) – Kota Kalianda yang merupakan ibukota Kabupaten Lampung Selatan berkali kali menyabet predikat kota kecil terbersih dengan memperoleh piala Adipura. Bahkan pada tahun 2013 terakhir Kota tersebut kembali memperoleh penghargaan sebagai Kota Kecil terbersih se-Indonesia dari Presiden RI. 
Kota Kalianda memperoleh piala Adipura bersama 33 daerah dari 142 kota/daerah penerima Adipura. Dari total 142 kota/daerah yang memperoleh penghargaan adipura, tujuh daerah masuk kategori metropolitan, empat daerah peraih Adipura kategori kota besar, dan 36 daerah kategori kota sedang serta 94 di antaranya meraih Adipura kategori kota kecil termasuk Kalianda.
Kebersihan yang ada di kota Kalianda terlihat cukup bagus di beberapa titik namun tak bisa dipungkiri masih ada oknum oknum tak bertanggung jawab yang membuang sampah sembarangan. Bahkan dari pantauan Cendananews.com kotak kotak sampah yang ditempatkan di trotoar jalan pun tak dipergunakan sebagaimana mestinya.
“Sudah disiapkan kotak sampah tapi tetap saja masih ada yang membuang sampah di jalan berupa plastik atau botol botol bekas minuman,” ungkap Somad (40) salah satu warga kota Kalianda kepada Cendananews.com, Selasa(2/6/2015).
Kotak sampah yang diletakkan di beberapa titik bahkan terlihat masih baru dengan pemilahan jenis sampah organik maupun non organik meski masih kurang pemanfaatannya. Selain itu daun daun yang berguguran di jalan protokol semakin menambah sampah menumpuk.
Kebersihan kota menurut warga Kalianda lainnya, Zainudin (34) sebenarnya harus dilakukan dengan baik bukan saja untuk memperoleh penghargaan. Bahkan ia memberi catatan di pantai Ketang Kalianda yang notebene tak jauh dari kompleks pemerintahan kabupaten Lampung Selatan masyarakat masih membuang sampah sembarangan bukan pada tempatnya.
“Kesadaran masyarakat ya tidak semua sih tapi tetap ada oknum yang tak bertanggungjawab membuang sampah di sembarang tempat, seharusnya malu kan Kalianda sering dapat Adipura,” ungkap Zainudin.
Sebelumnya Bupati Lampung Selatan dalam salah satu kesempatan untuk pencapaian Adipura meminta seluruh satuan kerja (satker), khususnya yang terkait langsung dengan program tersebut lebih serius melakukan pembenahan, tata kelola lingkungan dan kebersihan di Kota Kalianda.
“Semua satker harus berperan aktif menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kantor dan Kota Kalianda,” pintanya.
Dia juga mengimbau, agar upaya pemeliharaan tata kelola lingkungan dan kebersihan, tidak hanya dilakukan saat ada penilaian Adipura saja, tetapi harus berkesinambungan.
“Ada atau tidak penilaian Adipura, kebersihan dan keindahan lingkungan harus terus dipelihara dan ditingkatkan,“ tegasnya.
Penyediaan kotak sampah di beberapa titik di kota Kalianda terlihat masih kurang efektif untuk mencegah warga membuang sampah sembarangan.

——————————————————-
Selasa, 2 Juni 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...