![]() |
| Grup Benteng Ombak Nan Badabua sedang berlatih |
CENDANANEWS (Padang) – Festival Bulanan Nan jombang Tanggal 3 (NTJ3), yang di prakarsai oleh seniman dan kelompok kesenian berbasis tradisi di Sumatera Barat kembali menampilkan randai.
Randai kali ini ditampilkan sengaja untuk mengenang seorang seniman tradisi kesenian Minangkabau. Rusli Lubuk atau lebih dikenal dengan Ayah Lubuak. Seniman yang intens melestarikan kesenian randai ini menghadap Yang Maha Kuasa pada 20 Mei yang lalu.
“Beliau yang menemani saya menghadirkan grup Randai dua kali seminggu selama tiga tahun untuk Dewan Kesenian Padang,” kenang Ery Mefri, seorang penggagas Festival Nan Jombang Tanggal 3, Rabu (3/6/2015).
Ayah Lubuak mengepalai sebuah grup tradisi, Gurlana Saiyo. Grup ini masih bertahan dengan seni tradisinya seperti randai, tari dan silat. Grup ini sempat mendapat bantuan Hibah Sosial Komunitas Budaya dari BPNB Padang di 2012.
Untuk itu, khusus NJT3 bulan Juni ini, pertunjukan randai ditampilkan untuk mengenang kesetiaan Ayah terhadap dunia tradisi Minangkabau.
“Sebenarnya kami ingin menampilkan grup Ayah, tapi mungkin karena masih diselimuti duka, maka acara bulan Juni ini ingin kami dedikasikan untuk Ayah,” ujar Hasanawi, panitia acara.
Disepakatilah, untuk menampilkan grup Benteng Ombak Nan Badabua yang beralamat di Purus Padang. Grup ini meraih peringkat 3 dalam Festival Sitti Noerbaya 2014 lalu.
Tentang sejarah berdirinya Benteng Ombak Nan Badabua, grup ini agak susah memberikan tahunnya.
“Saya saja sudah generasi ketujuh,” ujar Tayab, seorang personel, kemarin (2/3/2015).
Anggotanya terdiri dari Pemuda Purus. Kebanyakan dari mereka bekerja. Makanya, jadwal latihan yang disusun setiap Kamis dan Minggu malam dimulai pada pukul 21.00 WIB.
“Tapi, kalau ada acara atau lomba, latihan bisa setiap hari,” kata Uncu, koordinator grup.
Untuk mentas kali ini, mereka akan membawakan Kaba Magek Manandin. Karya ini ditulis ulang oleh Musra Dahrizal atau yang lebih dikenal dengan Mak Katik. Randai ini sudah diproses selama dua tahun dan sudah dipentaskan diberbagai tempat. Termasuk di Jambi.

——————————————————-
Rabu, 3 Juni 2015
Jurnalis : Muslim Abdul Rahmad
Fotografer : Muslim Abdul Rahmad
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-