![]() |
| PNS di Mataram |
Menanggapi adanya keluhan dari kalangan PNS terkait kebijakan yang mengatur pemberian gaji PNS melalui Bank NTB ditanggapi Nur sebagai sesuatu yang wajar, karena setiap kebijakan baru memang sudah pasti akan menuai pro dan kontra, termasuk juga terkait kebijakan transfer gaji PNS melalui Bank NTB.
“Pro dan kontra terhadap suatu kebijakan baru itu di mana-mana memang sudah biasa, tapi nanti pada ahirnya mereka (PNS) akan tau juga tujuan dari diberlakukannya kebijakan tersebut, karena bagaimanapun Bank NTB tersebut merupakan milik kita masyarakat NTB, termasuk juga PNS, jadi sayang sekali kalau kemudian tidak dimanfaatkan secara maksimal” kata Nur di Mataram, Selasa (26/5/2015).
Menurutnya, kalau kemudian Pemprov NTB memberlakukan pemberian gaji PNS melalui Bank NTB adalah sebuah kewajaran dan akan sangat disayangkan kalau tidak memanfaatkan kepemilikan kita atas Bank NTB untuk memberikan nilai tambah.
Terkait dengan adanya sistim yang dikeluhkan, hal tersebut kan bisa dikomunikasikan bagaimana supaya dalam pengambilan gajinya para PNS tidak sampai terjadi antrian dan kesulitan sebagaimana yang dikhawatirkan.
Lagi pula kebijakan tersebut kata Nur juga sangat bagus, pemberian gaji melalui bank, setidaknya akan mampu menahan para PNS untuk tidak secara lansung menggunakan gaji yang diterima untuk kebutuhan tidak produktif, dengan cara itu ada waktu luang mereka untuk berfikir, bandingkan saat menerima gaji secara lansung seperti sebeumnya, uang akan mudah habis dibelanjakan.
“Kan prinsipnya kalau uang sudah ditangan, cepat sekali mau dibelanjakan, apa dilihat menarik sedikit-dikit mau dibeli dan mengeluarkan uang, kalau transfer melalui bank kan ada jeda untuk berfikir nanti dulu, namanya uang kalau sudah ditangan cepat habis,” katanya.
