Terkendala Kemasan, Produk UKM Sulit Masuk Pasar Modern

Produk Usaha Kecil dan Menengah saat dipamerkan di acara peresmian rumah kemasan produk UKM NTB

CENDANANEWS (Mataram) – Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram, Uun Suprianto mengatakan, harapan masyarakat pengelola Usaha Kecil danMenengah (UKM) supaya produk lokal yang dihasilkan bisa diakomodir pasar moderen seperti alfamart, indomart dan sejumlah pasar moderen lain di Kota Mataram nampaknya belum akan bisa segera terealisasi.
“Dari sisi kemasan yang ditawarkan UKM, oleh pihak pengelola dinilai masih kurang bagus untuk bisa dipasarkan disejumlah toko moderen  yang ada di Kota Mataram, sehingga kalau menginginkan produk bisa diakomodir, masyarakat pengelola UKM diharapkan melakukan perbaikan dari sisi kemasan,” kata Suprianto di Mataram, Selasa (29/4/2015).
Menurut Suprianto selain terkendala masalah kemasan, dari sisi kuantitas permintaan yang diajukan pihak pengelola pasar moderen, UKM juga belum mampu memenuhinya, sehingga memang perlu dibicarakan lagi baik dengan UKM maupun pihak pengelola, mencari solusi yang bisa dilakukan.
Pemkot Mataram sendiri telah memanggil dan melakukan pertemuan dengan para pengelola sejumlah supermarket dan pasar modern, meminta supaya produk masyarakat UKM betul – betul bisa diakomodir sebagai bentuk dukungan dan komitmen bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat pengelola UKM.
“Hanya dengan jalan seperti itulah, keberadaan produk masyarakat UKM di NTB, khususnya di Kota Mataram bisa terakomodir dan dipasarkan secara lebih luas sebagaimana produk luar lain, produk UKM lokal harus lebih banyaklah dari produk UKM dari luar NTB,”jelasnya.
Lebih lanjut Suprianto mengatakan, sebagai upaya Pemkot Mataram dalam mefasilitasi produk UKM bisa masuk dan diterima pengelola pasar moderen, selain akan memberikan pelatihan melalui rumah kemasan yang telah diresmikan Gubernur NTB beberapa waktu lalu, Pemkot Mataram juga akan segera menerbitkan perda insiatif yang akan mengatur bagaimana supaya pengelola pasar moderen mau mempermudah produk UKM.

———————————————
Selasa, 28 April 2015
Penulis : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor : ME.Bijo Dirajo
———————————————

Lihat juga...