Mahasiswa Yaman Asal Sumbar akan Mendapat Tiket Kembali Kuliah

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sambut mahasiswa Yaman
CENDANANEWS (Padang) – Kedatangan mahasiswa Yaman asal Sumatera Barat di BIM, disambut oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadique. Pada kesempatan tersebut Gubernur menghimbau agar mahasiswa yang telah dievakuasi tetap bertahan di kampung halaman terlebih dahulu, sembari menunggu kondisi di Yaman berangsur kondusif. 
“Saya minta anak-anak kita ini bertahan dulu hingga kondisi benar-benar membaik. Di kampung halaman masing-masing, mereka bisa membagi ilmunya melalui kegiatan agama di Masjid,”pintanya saat menyambut kedatangan mahasiswa tersebut di BIM, Minggu (19/04/2015) dini hari.
Untuk masalah kepulangan ke Yaman, Gubernur Irwan Prayitno berjanji, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan memberikan bantuan tiket kepulangan.
“Mereka ini kan sempat khawatir, bisa pulang ke Indonesia, tapi tidak bisa kembali ke Yaman. Kami nanti dengan DPRD Sumatera Barat akan mengupayakan untuk memberikan bantuan melalui anggaran daerah, karena selama ini memang ada anggaran untuk bantuan semacam bea siswa untuk mahasiswa yang kuliah ke luar negeri,”jelasnya.
Sebelumnya,  26 mahasiswa asal Sumatera Barat yang menuntut ilmu di  Kota Aden, Yaman sempat terjebak di Asrama Arbithah Attarbiyyah Al Islamiyyah, dalam situasi konflik. Mereka sempat mengalami kegagalan evakuasi berkali-kali, karena kontak senjata masih terus terjadi. Akhirnya mereka berhasil dievakuasi pada Senin (13/4) menuju pelabuhan di Aden kemudian menyeberang ke Djibouti, Afrika Timur, lalu diterbangkan ke tanah air.

Berikut data 26 Mahasiswa Yaman asal Sumatera Barat yang telah dipulangkan ke tanah air :

Abdurrahman Halim berasal dari Saniang Baka, Kecamatan Koto Singkarak, Kabupaten Solok. Alwi berasal dari Aru, Gunung Sarik, Kota Padang.
Andi Kurniawan berasal dari Kota Bukitinggi.
Anggi Maulana berasal dari Kota Solok.
Firmansyah berasal dari Sangir, Kabupaten Solok Selatan.
Muhammad Hamdalah berasal dari Kabupaten Agam.
Muhammad Ghazza berasal dari Kabupaten Agam.
Raditya Agus Nugraha berasal dari Gurun Panjang, Kecamatan Guguak Panjang Kota Bukittinggi.
Rifki Ismail berasal dari Lubuk Basung, Kabupaten Agam.
Irsyadul Fikri berasal dari Batusangkar.
Ilham Taufik berasal dari Kota Padang.
Rajif Algani berasal dari Kota Padang.
Habibunnas berasal dari Pasaman Barat.
Riky Charles berasal dari Koto Tinggi, Tanah Datar.
Rahmat Fadhilla berasal dari Batusangkar.
Ferdy Vernando berasal dari Batusangkar.
Asyam Hafidz dari Kota Padang.
Candra Syahputra dari Solok Selatan.
Alfendri dari Batusangkar.
Melvis Edian Putra dari Pasaman Barat.
Muhammad Gandi dari Batusangkar.
Dimas Zurivanof dari Tanah Datar.
Muhammad Fudhail dari Tanah Datar.
Syaidi Syaikhiman Abdullah dari Padang Panjang.
Fajri Yanuar dari Padang Pariaman.
Al Husni Mubaroq dari Padang Pariaman.

———————————————-
Minggu, 19 April 2015
Jurnalis : Muslim Abdul Rahmad
Photografer : Muslim Abdul Rahmad
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————-

Lihat juga...