![]() |
| Akhir yang mengenaskan bagi gedung bioskop Kota Lama Kendari |
KENDARI—Kendari adalah salah satu kota paling eksotis di Indonesia, tumbuh dan berkembang disisi sebuah anomali teluk yang masuk ke daratan dari laut paling dalam Nusantara juga merupakan Ibukota propinsi Sulawesi Tenggara.
Di kota ini terpendam seribu satu sejarah membisu yang luput dari perhatian bangsanya sendiri. Baru-baru ini sebuah proyek ambisius “Jembatan Bahteramas” yang dikomandoi pemerintahan Provinsi Sultra telah memulai pekerjaannya. BAPENAS berdasarkan rilis Antara telah menganggarkan dana 1 trilyun pada tahun anggaran 2014 lalu. Proyek yang telah mendapat restu dari pemerintahan Jokowi ini akan menghubungkan kedua sisi teluk Kendari dimana awal pembangunan berada dalam kawasan Kota Tua Kendari
Menurut Basrin Melamba, MA dalam bukunya “TOLAKI Sejarah, Identitas dan Kebudayaan”, bahwa bangunan tersebut memiliki nilai sejarah tinggi bagi masyarakat Kendari. Pada tahun 1955 disaat konflik politik dan keamanan tokoh-tokoh masyarakat Kendari dan sekitarnya melakukan pertemuan untuk membentuk pasukan swakarsa demi menjaga serta melindungi masyarakat dari situasi saat itu.
Seperti yang disampaikan Kepala Satpol PP Pemprov Sultra Arrijalu “Lihat saja tidak ada masyarakat yang menghalangi proses penggusuran ini sejak dimulai tanggal 29 Januari kemaren (29/1/2015), kalaupun ada komplain itupun karena mereka meminta waktu untuk mengambil sisa-sisa barang yang masih tertinggal”.
![]() |
| Rasyid dan John |
Lain halnya dengan Darti (39 tahun) salah seorang penduduk Kota Lama, baginya istilah “Kota Lama” sudah menjadi trademark kawasan ini selain itu Bioskop Kota Lama adalah tempat kenangan masa kecilnya.
Sedangkan Pak John, mantan karyawan bagian keuangan yang duduk disebelahnya menambahkan “sangat disayangkan pemerintah menghancurkan gedung bioskop ini, padahal dulu ketika belum ada hiburan masyarakat yang ada di sekitar kota Kendari semuanya datang kesini bahkan yang berasal dari luar kota”.
Foto : Gani Khair
