Akibat tak mendapatkan perhatian dari pemerintah tersebut, usaha produksi kerajinan sapu lidi milik Kamisan pun harus berjuang sendiri menghadapi pandemi.
Pemerintah kabupaten Sikka melalui dinas perindustrian, Koperasi dan UKM diminta memfasilitasi kelompok-kelompok di masyarakat maupun di sekolah agar diberikan pelatihan kerajinan tangan mendaur ulang sampah dan limbah.