Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur menyatakan banjir kembali meluas di wilayah itu menyusul hujan deras yang terjadi dalam sehari terakhir.
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh meminta masyarakat provinsi paling barat Indonesia itu untuk memperketat penerapan protokol kesehatan, seiring tren kasus virus corona di wilayah setempat meningkat sejak awal tahun.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Muhammad Yusuf mengatakan sebanyak 37 pelaku yang menjadi terdakwa narkoba dan menjalani persidangan di sejumlah pengadilan di provinsi itu telah dituntut hukuman mati.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Timur menyatakan delapan kecamatan di kabupaten setempat masih terendam banjir akibat curah hujan dengan intensitas tinggi sejak beberapa hari lalu hingga ketinggian air hingga satu meter.
"Sudah kita buka sejak 31 Desember 2020, dengan kapasitas terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Kepala Museum Tsunami Aceh Hafnidar, di Banda Aceh, Selasa.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan banjir merupakan bencana yang paling banyak memberikan dampak kerugian bagi masyarakat Aceh sepanjang 2020 yaitu mencapai Rp153 miliar.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam mengingatkan, masyarakat pesisir di daerah tersebut untuk mewaspadai risiko gelombang tinggi hingga dua pekan ke depan.