Warga Berharap Koperasi Damandiri di Kedungkandang Terus Berjalan

Editor: Koko Triarko

MALANG, Cendana News – KUD Suluh Sejahtera Mandiri di desa Kedungkandang, Malang, Jawa Timur, diakui telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Hal tersebut membuat pemerintah desa setempat berkomitmen untuk terus mendorong program-program pemberdayaan Koperasi Suluh Sejahtera Mandiri.

Meskipun beberapa waktu lalu sempat terpuruk akibat mengalami persoalan internal, warga berharap program Koperasi KUD Suluh Sejahtera Mandiri bisa terus berlanjut.

Utamanya program pinjamanan usaha Modal Kita yang sangat membantu anggota maupun warga yang membutuhkan.

“Pemerintah Desa sangat mendukung keberadaan koperasi. Mereka juga berharap agar koperasi ini bisa terus berjalan,” kata pengurus Koperasi Suluh Sejahtera Mandiri, Siti Mutamimatul Ula.

Menurut Ula, dukungan pihak pemerintah desa tersebut bisa terjadi karena selama ini Koperasi Suluh Sejahtera Mandiri selalu berperan aktif dalam membantu warga desa Kedungkandang.

Baik itu lewat program sosial maupun program pemberdayaan ekonomi lainnya.

Berdiri sejak tahun 2018, Koperasi Suluh Sejahtera Mandiri merupakan salah satu koperasi binaaan Yayasan Damandiri yang ada di desa Kedungkandang.

Lewat program pemberdayaan Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML), koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

Di samping berperan memberikan akses modal, koperasi ini juga mampu memaksimalkan potensi ekonomi masyarakat.

Namun demikian, Ula mengakui jika saat ini kondisi koperasi memang tengah mengalami penurunan.

“Hal itu karena adanya sejumlah pengurus lama yang bermasalah, dan saat ini kita tengah melakukan perombakan total,” ungkapnya.

Ula sendiri berharap, Yayasan Damandiri selaku pembina bisa mendukung penuh upaya perombakan kepengurusan internal dan manajemen Koperasi Suluh Sejahtera Mandiri ini.

“Sehingga, harapannya koperasi bisa berkembang menjadi lebih baik ke depannya,” kata Ula.

Ula juga mengatakan harapan pengurus dan pemeritah desa, bahwa semua pengurus baru nantinya merupakan warga desa Kedungkandang dan bukan warga dari luar desa.

“Sehingga mereka punya rasa memiliki, serta komitmen tinggi untuk mengembangkan dan memajukan koperasi,” pungkasnya.

Lihat juga...