Alvaro Morata dan Keluarga Dapat Ancaman, Luis Enrique Mendesak Polisi Mengusut

Penyerang tim nasional Spanyol, Alvaro Morata (kiri), bermain dengan dua putranya di Stadion La Cartuja, Sevilla, Spanyol, Rabu (23/6/2021), seusai mengalahkan Slovakia 5-0 dalam laga pemungkas Grup E Euro 2020 - Foto Ant
JAKARTA – Pelatih tim nasional Spanyol, Luis Enrique, mendesak pihak kepolisian untuk mengusut ancaman yang diterima Alvaro Morata dan keluarga, di sepanjang Euro 2020. Ancaman tersebut dinilainya sebagai tindakan kriminal serius.

Morata, kerap menjadi sasaran cemoohan para suporter Spanyol, bahkan sebelum Euro 2020 berlangsung. Pekan lalu, penyerang Juventus itu mengungkapkan keluarganya juga menerima pesan-pesan bernada mengancam, di luar pertandingan. Sedangkan Morata sendiri mengaku sempat diteriaki “saya harap anakmu mati”, sebelum laga penutup Grup E kontra Slovakia berlangsung.

“Ini sangat parah, sehingga harus mendapat perhatian dari polisi. Mengancam siapa pun, terutama keluarga dan anak-anak seseorang adalah tindakan kriminal serius,” kata Enrique, Senin (28/6/2021) dinihari WIB.

Morata juga mengaku, ia sudah diingatkan teman-temannya atas serangan virtual, yang datang dari media sosial. Hal itu telah, membuatnya memilih meninggalkan telepon genggam miliknya di luar kamar. Selain itu, dia mengaku kesulitan tidur setelah laga kontra Slovakia, yang meski Spanyol menang 5-0, tetapi Morata sempat gagal mengkonversi tendangan penalti.

Rekan Morata di timnas Spanyol, Koke sepakat, tindakan serius harus ditempuh kepada para pelaku. “Sebagai pemain, kami jelas patut jadi sasaran kritik dalam bentuk apapun dan bisa menerimanya, tetapi saat ada ancaman untuk anak-anak dan keluarga kami itu tidak bisa diterima. Semua orang bertanggung jawab atas perkataan dan perbuatan mereka dan kami harus mengecam semua tindakan pelecehan. Melibatkan anak-anak dan keluarga itu sudah kelewatan dan harus dikecam,” tandasnya.

Morata dan kawan-kawan, dijadwalkan bertanding di babak 16 besar melawan Kroasia di Kopenhagen pada Senin (28/6/2021) malam, setelah tampil kurang meyakinkan di dua pertandingan pertama Grup E sebelum menutupnya dengan pesta lima gol tanpa balas kontra Slovakia. (Ant)

Lihat juga...