Ciliwung Meluap, 23 RT Tergenang Air
JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut, ada 23 wilayah Rukun Tetangga (RT) yang masih tergenang air hingga Minggu (6/12/2020) pukul 24.00 malam.
Hujan deras pada siang hingga petang hari, menyebabkan air Kali Ciliwung meluap. “Ada 23 RT yang masih tergenang hingga Minggu malam (pukul 24.00 WIB), akibat hujan cukup deras dari siang hingga sore yang meluapkan Ciliwung,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, M Insyaf, Minggu (6/12/2020) malam.
23 RT tersebut, terdapat di dua wilayah kota administratif Jakarta yaitu, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Di Jakarta Timur, tercatat wilayah yang terdampak lebih terbanyak karena mencapai 19 RT. “Kedalaman air di tiap RT berbeda-beda, ada yang antara 10 sampai 30 sentimeter (cm) ada juga yang 31 sampai 60 cm,” jelas Insyaf.
Meski masih terjadi genangan, BPBD mencatat belum ada pos pengungsian dan pengungsi akibat kejadian itu. Dan juga tidak ada jalan raya yang tergenang. Adapun 23 RT yang tergenang tersebut berdasarkan data dari BPBD di Jakarta Timur ada di Kelurahan Kampung Melayu dengan ketinggian air 10 sampai 30 cm melanda 6 RT dan ketinggian air 31 sampai 60 cm melanda 4 RT.
Di Kelurahan Cililitan, dengan ketinggian air 10 sampai 20 cm melanda 1 RT, di Kelurahan Bidara Cina ketinggian air mencapai 31 sampai 60 cm melanda 3 RT. Kemudian di Kelurahan Cawang, ketinggian 10 sampai 30 cm melanda 2 RT dan ketinggian air 31 sampai 60 cm melanda 3 RT. Di Jakarta Selatan, air menggenang di Kelurahan Pejaten Timur dengan ketinggian 10 sampai 30 cm melanda 3 RT, ketinggian 31 sampai 40 cm melanda 1 RT. (Ant)