Stok Vaksin Anti-Rabies di Mukomuko, Cukup

MUKOMUKO – Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memastikan stok vaksin antirabies atau VAR mencukupi untuk mencegah warga yang terkena gigitan hewan penular rabies seperti anjing, kucing dan monyet.

“Kita masih memiliki stok VAR sebanyak 54 vial bantuan dari pemerintah provinsi. Jumlah vaksin ini cukup untuk mengobati warga yang terkena gigitan hewan penular rabies di daerah ini,” kata Pengelola Program Rabies Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Bara Lendra, dalam keterangannya di Mukomuko, Sabtu.

Sebanyak 37 orang warga setempat yang menjadi korban gigitan hewan penular rabies (GHPR) seperti anjing, kucing dan monyet terhitung hingga pertengahan bulan Agustus 2020, bertambah dibandingkan bulan sebelumnya, namun tidak ada yang dinyatakan positif rabies.

Jumlah warga masyarakat di sejumlah wilayah daerah ini yang menjadi korban gigitan hewan penular rabies ini bertambah dibandingkan pada bulan Juli 2020 sebanyak 34 orang.

Sebanyak puluhan warga yang terkena gigitan hewan penular rabies tersebut telah diberikan vaksin antirabies untuk mencegah orang yang terkena gigitan tersebut mengidap penyakit rabies.

Dinas Kesehatan setempat memberikan vaksin antirabies karena mayoritas hewan yang telah menggigit orang tersebut yang bisa terpantau oleh petugas kesehatan dari puskesmas setempat.

Untuk itu, ia mengatakan, instansinya melalui puskesmas yang tersebar di daerah ini memberikan suntikan VAR kepada warga yang menjadi korban gigitan hewan penular rabies tersebut.

Ia menjelaskan, petugas kesehatan memberikan suntikan VAR untuk mengantisipasi jangan sampai banyak warga yang menjadi korban gigitan anjing, kucing dan monyet terkena penyakit rabies.

Ia mengatakan, untuk mendapatkan vaksin antirabies, warga yang menjadi korban gigitan hewan penular rabies meminta surat keterangan dari desa diketahui oleh camat dan surat rujukan dari puskesmas setempat. (Ant)

Lihat juga...