Ladang Tembakau, Saksi Pejabat di Temanggung Dilantik Bupati
TEMANGGUNG – Bupati Temanggung, M. Al Khadziq, melantik pejabat pimpinan tinggi pratama dan jabatan fungsional di lingkungan Pemkab Temanggung, di tengah ladang tembakau.
Pelantikan digelar di kawasan Embung Bansari lereng Gunung Sindoro. “Saya ingin pelantikan dilaksanakan di tengah ladang tembakau, mengingat sekarang ini menjelang panen raya tembakau tahun 2020,” kata Khadziq, usai pelantikan pejabat di kawasan Embung Bansari, Temanggung, Senin (27/7/2020).
Dalam pelantikan tersebut dilantik lima orang pejabat hasil seleksi terbuka jabatan tinggi pratama eselon IIB di lingkungan Pemkab Temanggung. Kemudian ada 33 pejabat fungsional yang terdiri atas 32 pejabat fungsional kesehatan dan 1 pejabat fungsional pendidikan.
Khadziq menyampaikan, pelantikan dilakukan di desa karena ingin mendekatkan pemerintahan Kabupaten Temanggung dengan masalah-masalah yang ada di masyarakat. “Jadi kalau pelantikan dilaksanakan di desa, kita berharap pemerintah kabupaten bisa lebih dekat dengan masyarakat desa. Dan kali ini bukan hanya di desa tetapi ini lebih tematik, yaitu tema tembakau biar kita pemerintah ini bareng-bareng melihat permasalahan yang ada di tembakau, melihat betapa tembakau petani Temanggung semua bagus-bagus sehingga pemerintah bisa lebih melakukan tugasnya untuk membela kepentingan para petani tembakau,” katanya.
Ia berharap, dengan pelantikan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Meningkatkan profesionalisme dari para pejabat saat menjalankan tugas, sesuai dengan bidang masing-masing. “Selain itu, harapan saya kepada setiap pejabat yang baru dilantik agar bisa membuat program-program yang inovatif untuk memajukan pemerintahan dan memajukan kehidupan masyarakat di Kabupaten Temanggung,” tandasnya.
Menyinggung mengenai pakta integritas, pejabat disebutnya wajib memberitakan program-program di media massa. Diharapkan semua program pemerintah bisa tersampaikan ke masyarakat. Hal itu mempertimbangkan saat ini adalah era komunikasi, era informasi, sehingga pemerintah harus punya kesadaran. Apa pun yang dilakukan harus dikomunikasikan secara baik kepada masyarakat.
Jika program pemerintah tidak dikomunikasikan secara baik kepada masyarakat, mungkin malah masyarakat tidak tahu dan tidak merasakan manfaat dari program-program tersebut. “Dengan program yang disampaikan dengan baik kepada masyarakat, saya juga berharap masyarakat bisa mengontrol program pemerintah, lebih memberikan masukan bahkan memberikan kritik dan memberikan saran kepada pemerintah demi memberi kemajuan kepada pemerintah itu sendiri,” pungkasnya. (Ant)