Chinangkiak Solok, Panorama Indah dan Wahana yang Menakjubkan di Solok

Editor: Mahadeva

SOLOK – Chinangkiak, sebuah nama perbukitan yang ada di Singkarak, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, memiliki tempat yang begitu indah. Kesan pertama datang ke lokasi tersebut adalah, panorama alam yang begitu menyejukkan.

Objek wisata keluarga tersebut, memang belum lama ini hadir di Singkarak Solok. Tapi kepopulerannya telah membuat Chinangkiak menjadi ikon objek wisata baru di daerah penghasil beras premium tersebut. Untuk mencapainya, membutuhkan waktu sekira tiga jam dari Kota Padang. Dan bagi yang ingin menikmati keindahan alamnya, disarankan untuk berangkat pagi dari Kota Padang, sehingga dapat lebih santai menikmati suasananya.

Pemilik dan pengelola Chinangkiak, Epyardi Asda menjelaskan, Chinangkiak adalah sebuah tempat wisata baru di Kabupaten Solok. Konsep yang dihadirkan tidak hanya wahana permainan, tetapi juga menyediakan penginapan, dengan desain rumah kayu. “Di sini itu alamnya memang pemandangan pedesaan. Panorama alam yang dapat dinikmati dari atas bukit Chinangkiak ini adalah hamparan sawah yang dikelilingi bukit barisan, dan bersanding dengan Danau Singkarak,” ujar Epyardi, Minggu (26/7/2020).

Penginapan dengan desain rumah kayu juga disediakan di Chinangkiak, Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Minggu (26/7/2020)/Foto: M Noli Hendra

Kawasan Chinangkiak beridiri di atas lahan seluas 38 hektare. Wahananya dilengkapi sarana permainan ATV, Mini Waterpark, Boom Boom Car, Flying fox, Outbound, Camping ground, dan wahana lainnya. Epy menyebut, penyediaan sarana permainan di Chinangkiak hampir menyamai wahana permainan di Jakarta. Kedati demikian, tidak ditiru 100 persen. Dan diklaim, Chinangkiak memiliki wahana permainan yang tidak ada di Dufan.

Dengan panorama yang indah, kunjungan wisatawan ke Chinangkiak disebut Epy mencapai puluhan ribu orang per-pekannya. Di akhir pekan pengunjungnya bisa mencapai 3.000 orang. “Sebelum dilanda Covid-19 kunjungan di sini sangat banyak, bisa ribuan per-hari. Tapi sejak adanya Covid-19 kunjungan bisa dikatakan sering kosong. Bahkan di liburan akhir pekan itu hanya puluhan orang saja yang datang,” tandasnya.

Pemilik dan pengelola Chinangkiak, Epyardi Asda, yang ditemui di lokasi wisata Chinangkiak Solok, Minggu (26/7/2002)/Foto: M Noli Hendra

Di Chinangkiak sampai saat ini masih dilakukan sejumlah pembangunan. Seperti pembuatan wahana permainan dan penginapan. Bukik Chinangkiak disebutnya, masih akan terus berbenah hingga nanti menjadi sebuah ikon pariwisata baru di X Koto Singkarak.

Salah seorang pengunjung di Chinangkiak, Veny mengatakan, kesan pertama yang didapat saat di Chinangkiak adalah, suhu udara yang sejuk, panorama nan indah, dan berada di posisi yang sangat tinggi. “Ini pertama kali saya kesini. Dulu sudah berencana untuk kesini, cuma lagi ada Covid-19. Kalau sekarang kondisi Covid-19 di Sumatera Barat sudah mulai membaik, dan telah menerapkan new normal, jadi pun saya pun merasa mencoba menjadi hiburan dan berwisata seperti ini,” kata dia.

Baginya, berwisata ke Chinangkiak mendapatkan kesenangan yang berbeda. Yang paling berkesan adalah, suasana alam yang asri dan nyaman. Tidak hanya indah di siang hari, di malam hari pun Chinangkiak terlihat begitu menawan.

Namun dibalik ke kebahagiaannya itu, Veny mengaku agak was-was, dengan kondisi jalan yang banyak tikungan dan tanjakan. Tapi rasa was-was itu langsung hilang, kita sampai di puncak bukit Chinangkiak. “Disarankan bagi yang datang bareng keluarga ke Chinangkiak, datanglah di waktu siang, dan jangan lupa bawa cemilan dan sejumlah air minum sebelum melakukan pendakian ke bukit Chinangkiak. Karena di malam harinya tidak ada yang berjualan makanan ataupun minuman,” pungkasnya.

Lihat juga...