Pemprov Sumbar Gelar Tes Swab Karyawan Hotel Berbintang
Editor: Koko Triarko
PADANG – Sebanyak 23 hotel berbintang di Kota Padang, Sumatra Barat, melakukan tes swab terhadap pekerja hotel. Hal ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan, seiring diberlakukannya new normal.
Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno, mengatakan tes swab dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada pengunjung atau wisatawan saat menggunakan hotel yang ada di daerah Kota Padang. Hal ini juga seiring dengan telah memasuki new normal di Sumatra Barat sejak 1 Juni 2020, sehingga objek wisata pun dibuka untuk umum.
Ia mengaku, Covid-19 di Sumatra Barat belum sepenuhnya terkendali. Untuk itu, dengan telah dijalankannya new normal, perlu ada upaya untuk menciptakan pariwisata yang aman Covid-19. Begitu juga untuk perhotelan, seluruh pekerja mulai cleaning service hingga pimpinan hotel juga harus dilakukan tes swab.

Alasan terpenting melakukan tes swab, karena pekerja hotel ini akan memberikan pelayanan kepada setiap tamu yang datang, baik itu tamu dari daerah Sumatra Barat, maupun luar Sumatra Barat, atau bahkan tamu wisatawan mancanegara. Sehingga perlu memastikan kesehatan aman Covid-19 dari pekerja, begitu juga sebaliknya, tamu yang datang harus aman Covid-19 pula.
“Ada 23 hotel berbintang yang pekerjanya melakukan tes swab. Hari ini lokasi tes swab di Pangeran Beach Hotel Padang, ada 8 hotel yang pekerjanya ikut tes swab. Ke depan akan ada hotel-hotel lainnya yang melakukan tes swab, jadi bertahap,” katanya, Senin (29/6/2020).
Gubernur menyebutkan, terkait pendanaan tes swab bersumber dari BNPB dan Pemprov Sumatra Barat, bekerja sama dengan pihak laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. Kini, yang terpenting adalah memastikan hotel-hotel berbintang yang ada benar-benar aman Covid-19.
“Jadi, pengambilan sampel swab ini agar memastikan pelaku pelayanan pariwisata kita negatif Covid-19. Jika semua sehat, silakan menikmati semua keindahan alam, budaya dan kuliner Sumatra Barat” tegasnya.
Irwan Prayitno juga mengatakan, dari 23 hotel berbintang di Kota Padang yang dilakukan tes swab, ada sekitar seribu lebih pekerja yang terlibat.
“Sebenarnya tidak hanya terfokus kepada perhotelan saja. Tapi seluruh pihak yang terlibat dalam bidang pariwisata, juga perlu melakukan tes swab tersebut. Seperti agen travel, sopir angkutan pariwisata, dan lainnya,” ujar dia.
Irwan berharap, dengan adanya kesiapan dari sisi pariwisata ini, akan membuat perekonomian Sumatra Barat bangkit setelah memberlakukan pembatasan dari segala aktivitas, akibat Covid-19. Pariwisata adalah salah satu sumber perekonomian yang menjanjikan, karena banyak orang turut terlibat, seperti UMKM dan lainnya.
Sementara itu, General Manager Pangeran Beach Hotel, Soedjoko, mengatakan, perlu memberikan rasa aman kepada setiap tamu atau pengunjung yang datang ke hotel dalam suasana pandemi Covid-19. Begitu juga dalam pelaksanaan tes swab hari ini, dapat memastikan kondisi pekerja hotel, benar-benar tidak terjangkit Covid-19.
Ia mengaku, bahwa di satu sisi ada rasa senang akan kebijakan Pemprov Sumatra Barat yang telah membuka kembali aktivitas wisata di Sumatra Barat. Soedjoko mengaku merasa terbantu dan termotivasi bergerak cepat memberikan pelayanan bagi tamu dan wisatawan yang berkunjung ke Sumatra Barat.
Dia juga menyampaikan, pelaksanaan tes swab tersebut sejauh ini baru dilaksanakan bagi hotel berbintang. Sedangkan untuk hotel melati, belum dilakukan tes swab. Namun ke depan seiring ramainya kunjungan ke Sumatra Barat, tidak tertutup kemungkinan hotel melati juga akan melakukan tes swab terhadap pekerjanya.
“Kita tetap komit untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yakni pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, serta memastikan suhu tubuh setiap pengunjung yang datang. Kita berharap, pariwisata di Sumatra Barat benar-benar aman Covid-19 dan perekonomian kembali membaik,” harapnya.