Komunitas Ojol Bekasi Desak Diperbolehkan Bawa Penumpang
Editor: Makmun Hidayat
BEKASI — Komunitas ojek online (Ojol) di Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta segera bisa kembali menerima layanan orderan membawa penumpang di wilayah setempat.
Hal tersebut seiring penerapan new normal semua pusat perbelanjaan, rumah makan, serta aktivitas instansi perkantoran telah dibuka. Sementara Ojol masih dibatasi, tidak boleh membawa penumpang.
Diketahui DKI Jakarta sendiri, sejak beberapa waktu lalu sudah diperbolehkan mengangkut penumpang meskipun dengan beberapa protokol kesehatan. Bahkan ojek pangkalan tidak ada larangan membawa penumpang.
“Penerapan new normal di Kota Bekasi, terjadi ketimpangan banyak pihak diuntungkan. Sementara nasib Ojol dikebiri, di tengah mulai beroperasinya mall dan instansi lainnya,” ujar Machfudi Latif, koordinator Komunitas Ojol dari Yayasan Driver Online Indonesia Kota Bekasi, kepada Cendana News, Jumat (26/6/2020).

Ketimpangan lainnya, adalah sejumlah angkutan seperti bus, angkutan kota, bahkan ojek pangkalan boleh membawa penumpang. Tetapi Ojol di Kota Bekasi masih belum diperbolehkan.
Menurutnya, sejak penerapan new normal di Kota Bekasi hampir semua aktivitas sudah kembali seperti biasa. Bahkan tingkat kemacetan, di jalan raya pun terjadi seperti tidak ada pandemi Covid-19.
Begitu pun pos chek poin di Kota Bekasi sudah dibubarkan atau dihilangkan. Tetapi untuk Ojol masih tetap belum boleh menerima orderan penumpang.
“Untuk itu kami mendesak, agar Pemkot Bekasi, bisa memberi kebebasan Ojol membawa penumpang. Apalagi saat ini, ratusan kontrak kerja sama Ojol yang diputus oleh perusahaannya,” tukas Latif.
Mereka juga mengancam menggelar aksi, jika dalam beberapa hari ke depan masih belum diperbolehkan membawa penumpang di Kota Bekasi sebagai bentuk protes.
Sementara itu Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menanggapi masih belum dibolehkan Ojol mengangkut penumpang dengan alasan masih dilakukan evaluasi.
Diakuinya Pemkot Bekasi masih berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat. Karena pemberlakuan tersebut berlaku di Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi). Jika sudah mendapat izin tentunya dibuka kembali.
Sedangkan Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Fatikhun, mengakui saat ini tengah mengkaji soal protokol kesehatan khusus Ojol jika diperbolehkan kembali mengangkut penumpang di tengah penerapan new normal.
Menurut dia tentu harus ada protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 menuju adaptasi tatanan normal baru di Kota Bekasi.