Sebanyak 50 Ribu Paket Sembako Dibagikan ke Masyarakat Miskin Gowa

Anggota TNI dan Polri bersama ASN Pemkab Gowa mendistribusikan bantuan pangan untuk warga terdampak COVID-19 – Foto Ant

GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan mendistribusikan bantuan paket sembilan kebutuhan pokok (sembako), kepada warga  terdampak Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, pendistribusian 50 ribu paket sembako dilakukan oleh aparat pemerintah dibantu anggota TNI dan Polri. “Hari ini, ada sekitar 50 ribu yang kami distribusikan dan semoga lancar kemudian kita lanjutkan penerapan PSBB,” ujarnya, Sabtu (2/5/2020).

Bupati mengatakan, semua paket sembako yang didistribusikan ini sesuai dengan jumlah penerima manfaat. Bantuan sosial yang dipersiapkan sebanyak 50 ribu paket sembako. Sebanyak 17.242 paket diperuntukkan bagi mereka yang masuk dalam Data Terpadu Kementrian Sosial (DTKS), namun belum tersentuh bantuan dari pusat maupun provinsi.

Sisanya akan diperuntukkan mereka yang belum masuk dalam data. “Kita harapkan pendistribusian ini rampung, dan tidak ada riak-riak dari sebagian warga, karena tidak mendapat sembako. Layanan pengaduan juga sudah kita buka, jika masih ada yang belum dapat dan layak bisa langsung diadukan,” katanya.

Camat Somba, Opu Agussalim menyebut, di wilayahnya ada sekitar 6.000 paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat. “Kita sudah mendistribusikan sejak Kamis (30/4/2020) dan ada sekitar 6.000 ribu lebih warga miskin yang tersebar di 14 kelurahan sesuai data yang sudah diperbaharui,” ujarnya.

Selama dua hari pendistribusian, jumlah paket sembako yang terdistribusi sudah lebih dari 4.000 paket. Ribuan paket sembako tersebut diserahkan kepada masyarakat Kecamatan Somba Opu yang terkategori miskin dan terkena dampak COVID-19 di luar Data Terpadu Kementerian Sosial (DTKS).

Agussalim menyebut, pendistribusian paket sembako di Somba Opu melibatkan langsung anggota TNI dan Polri dibantu aparat kelurahan, dan diantar langsung ke rumah warga. “Paket sembako ada yang diantarkan langsung ke rumah-rumah oleh RT yang diawasi langsung oleh tiga pilar yakni TNI Polri dan unsur pemerintah. Bagi yang mengambil di kantor kami tetap berlakukan aturan jaga jarak,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Lurah Katangka, Hikmatullah. “Kami pihak kelurahaan bersama dengan babinsa dan bhabinkamtimas siap menjemput paket sembako. Titik penjemputan paket sembako di kantor Polres dan Dandim Gowa, jadi kami mengambil paket di sana kemudian bersama-sama Babinsa dan Bhanbinkamtimas melakukan pembagian dengan dibantu  RT dan RW setempat,” jelasnya.

Paket sembako ini terdiri dari beras 10 kg beras, 1 rak telur, 1 kg gula pasir, 1 ball mie instan, 2 liter minyak goreng, 4 kaleng ikan sarden dan 2 kg terigu. Agar betul-betul terdistribusi dengan baik dan menghindari adanya penerima yang dobel, setiap penyerahan akan disertakan tandatangan bukti terima diri penerima dan petugas.

“Saat menyerahkan paket sembako kami juga meminta penerima menandatangani berita acara. Supaya menghindari pemberian sembako dobel dan sekaligus sebagai komitmen warga patuh dalam aturan PSBB,” tambah Agus.

Sementara untuk mengakomodir masyarakat yang belum terdata dan layak mendapatkan bantuan, Polsek dan Koramil Kecamatan Somba Opu membuka layanan pengaduan. “Pak Kapolsek dan Pak Danramil juga sudah membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang luput dari pendataan atau yang belum terdaftar. Kalau memang ada, langsung di komunikasikan ke lurah masih-masing untuk dicocokkan jangan sampai dobel,” kata Agussalim. (Ant)

Lihat juga...