Covid-19 sebagai Momen Perbaikan Bangsa
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Pandemi Covid-19 memang telah membuat aktivitas masyarakat dibatasi guna memutus mata rantai dari virus tersebut. Namun di balik itu tidak selalu menjadi musibah, tetapi titik awal ada pelajaran penting untuk memperbaiki bangsa dan negara Indonesia.
“Ini kesempatan memperbaiki diri sebagai bangsa, karena pandemi Covid-19 bukan hanya musibah tapi momentum untuk lebih baik lagi ke depan,” kata pembawa acara Choky Sitohang saat jumpa pers terkait penanganan Covid-18 di Gedung BNPB, Jakarta, Sabtu (16/5/2020).
Choky menyebutkan, bahwa kualitas bangsa Indonesia sangat kurang dalam hal disiplin. Dengan adanya pandemi Covid-18 ini, kedisiplinan masyarakat akan lebih baik lagi untuk ke depan dalam membangun bangsa Indonesia. Apalagi sebutnya, kedisiplinan dan ketekunan membawa Indonesia juga bebas dari penjajahan.
“Dengan pandemi ini kita mesti belajar mengambil hikmah. Di mana masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan imbauan pemerintah. Hal itu diperlukan untuk mempercepat pemutusan mata rantai virus korona,” ujarnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh artis Olivia Zalianty. Menurut Olivia, masyarakat merupakan garda terdepan melawan virus korona, sehingga untuk itu harus hidup sehat, dengan mematuhi protokol Covid-19 yang dibuat pemerintah.
“Masyarakat garda terdepan dalam melawan virus corona. Kalau masyarakat sehat, tentu tidak menambah beban paramedis di rumah sakit. Sehingga virus corona ini cepat berlalu,” ujarnya.
Menurut Olivia, pandemi corona membuat masyarakat lebih optimal menjaga kesehatan. Selain itu, solidaritas membantu antar masyarakat semakin kuat.
“Kita berusaha ambil hikmah dari apa yang terjadi. Kita diingatkan lebih bersih,” tutupnya.