Tanpa Kenal Lelah, Polresta Banyumas Perangi Covid-19
Editor: Makmun Hidayat
PURWOKERTO — Selain tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19, kiprah jajaran kepolisian juga sangat besar dalam menjaga kondusifitas segala bidang. Tanpa kenal lelah dan tak mengenal pengurangan jam kerja, mereka melakukan penyemprotan hingga operasi jam malam dan juga kegiatan empati dalam bentuk pembagian sembako.
“Ada yang work from home (WFH), ada yang jam kerjanya dikurangi, namun bagi kami, tetap menjalankan tugas, bahkan jam kerja bertambah, karena sosialisasi serta pengawasan kerumunan harus dilakukan setiap saat, demi pencegahan penyebebaran Covid-19,” kata Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka, Kamis (9/4/2020).
Penyemprotan dilakukan rutin oleh jajaran Polresta Banyumas, bahkan hingga ke tingkat polsek-polsek. Tidak ada anggaran khusus untuk kegiatan tersebut, masing-masing polsek hanya melakukan pergeseran dan efisiensi anggaran kegiatan lain, untuk dialihkan ke kegiatan antisipasi Covid-19.
“Pada awal virus ini merebak di Banyumas, saya kumpulkan seluruh kapolsek, saya minta mereka memaparkan anggaran kegiatan di polseknya masing-masing. Kemudian kita blejeti bersama, anggaran yang bisa ditunda, dialihkan untuk kegiatan penyemprotan,” terang Kapolresta.

Pemberlakuan jam malam di wilayah Banyumas juga memerlukan pengawalan khusus dari polisi. Awal diberlakukan, polisi melakukan patroli keliling Kota Purwokerto, begitu pula dengan polsek-polsek, untuk membubarkan kerumunan massa ataupun meminta orang yang masih beraktifitas di luar untuk pulang ke rumah. Saat ini, jam malam sudah mulai tertib, sehingga polisi tidak perlu sampai melakukan tindakan tegas.
Kekurangan stok darah di PMI Banyumas, juga tak lepas dari pemantauan polresta. Kapolresta langsung menugaskan anggota untuk rutin mendonorkan darah secara bergilir. Dalam satu hari minimal ada 5 anggota yang melakukan donor darah.
“Donor darah ini tidak hanya membantu stok darah PMI, tetapi juga untuk menjaga kesehatan anggota,” kata Kapolresta.
Tugas lain yang rutin dilakukan adalah pendataan. Bukan hanya data Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau pun Pasien Dalam Pengawasan (PDP), tetapi polisi juga bertugas melakukan pendataan terkait jumlah pendatang, jumlah pemudik yang tidak lagi mempunyai pekerjaan, hingga jumlah warga Banyumas yang terdampak corona secara ekonomi.
Data tersebut langsung ditindaklanjuti dengan memberikan bantuan paket sembako. Seluruh anggota dari jajaran Polresta hingga ke polsek menyisihkan sebagia penghasilan mereka untuk dibelikan sembako dan disumbangkan kepada warga terdampak.
Di Polsek Purwokerto Utara misalnya, kegiatan bagi-bagi sembako disambut gembira oleh para tukang becak yang kebetulan melintas di samping mapolsek. Kapolsek Purwokerto Utara, Kompol Sambas Budi Waluyono SH turun langsung memberikan sembako kepada para tukang becak tersebut.
“Paket sembako ini berisi beras, gula pasir, minyak goreng dan mie instan, semua merupakan sumbangan dari 36 anggota kami untuk masyarakat terdampak Covid-19 secara ekonomi,” tuturnya.
Wabah corona ini, lanjut Kompol Sambas harus dihadapi bersama, bersatu dan saling membantu serta menguatkan untuk memerangi Covid-19.
“Pembagian sembako ini, akan rutin kita lakukan sampai corona mereda, bersama Danramil setempat, kita akan rutin membagikan sembako, tentu disesuaikan dengan kemampuan anggota. Tetapi sejauh ini, seluruh anggota Polsek Purwokerto Utara sangat berantusias untuk membantu warga terdampak,” tuturnya.
Semangat untuk membantu masyarakat ini patut diacungi jempol. Hanya saja, Kapolresta berpesan, kepada seluruh anggota untuk menjaga kesehatan, sebab untuk bisa menolong orang lain, kita sendiri harus dipastikan sehat terlebih dahulu.
“Alhamdulillah, sampai saat ini seluruh anggota dalam kondisi sehat, kita rutin melakukan apel pagi yang dilanjut dengan senam corona sambil berjemur di halaman. Dan ada juga hidangan puding setiap pagi untuk seluruh anggota,” kata Kapolresta.