PWI dan Peradi Purwokerto Kolaborasi Produksi ‘Hand Sanitizer’

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Upaya pencegahan Covid-19 terus dilakukan berbagai pihak. Kali ini PWI Banyumas bersama dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cabang Purwokerto memproduksi hand sanitizer sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Kabid Organisasi Tata Laksana Peradi Purwokerto, Dwi Prasetyo Sasongko Adi, mengatakan, hand sanitizer sekarang sulit diperoleh dan kalau toh ada, harganya mahal. Sehingga, saat mengetahui PWI Banyumas bisa memproduksi hand sanitizer dengan kualitas sesuai standar, maka pihaknya langsung memberikan support.

Kabid Organisasi Tata Laksana Peradi Purwokerto, Dwi Prasetyo Sasongko Adi, ditemui Jumat (10/4/2020) di Purwokerto. Foto: Hermiana E. Effendi

“Apa pun yang bisa kita lakukan untuk pencegahan Covid-19, akan kita lakukan, sesuai dengan kemampuan. Dan bersama teman-teman wartawan, membuat hand sanitizer,” jelasnya, Jumat (10/4/2020).

Dwi Prasetyo menyatakan, wartawan dan pengacara merupakan salah satu profesi yang tetap harus menjalankan tugas-tugasnya di tengah pandemi Covid-19. Sehingga kebutuhan untuk perlindungan diri harus dipenuhi.

Hal tersebut juga sesuai dengan pesan yang disampaikan Ketua DPC Peradi Purwokerto, Happy Sunaryanto.

“Kami masih melakukan sidang, meskipun dilakukan secara teleconference. Sehingga kami masih tetap bertemu dengan banyak orang. Begitu pula dengan teman-teman wartawan yang masih harus melakukan peliputan berita, walaupun work from home, tetapi sesekali pasti harus turun ke lapangan,” terangnya.

Untuk proses persidangan pidana, lanjutnya, pengacara tetap mendampingi terdakwa di Lembaga Pemasyarakatan (LP) dalam persidangan teleconference. Sementara hakim berada di pengadilan dan jaksa melakukan tugasnya dari kantor kejaksaan.

Anggota Peradi Purwokerto, Dodi Prijo Sembodo menambahkan, selain memproduksi hand sanitizer bersama PWI Banyumas, dalam waktu dekat Peradi Purwokerto juga akan membagikan masker untuk masyarakat.

“Baik hand sanitizer maupun pembagian masker yang dilakukan Peradi Purwokerto, merupakan bagian dari bela negara di tengah pandemi corona,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Banyumas, Lilik Darmawan, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian Peradi Purwokerto yang telah ikut memberikan support untuk memproduksi hand sanitizer. Dalam kondisi seperti sekarang ini, dibutuhkan kolaborasi yang lebih luas untuk bersama-sama menangani Covid-19.

“Kami mempunyai kemampuan memproduksi hand sanitizer, karena ada salah satu pengurus yang memang memiliki keahlian tersebut dan mempunyai link untuk pembelian bahan-bahan bakunya. Namun, kemampuan PWI juga terbatas, sehingga butuh support untuk bisa mewujudkan hal tersebut.” tuturnya.

Sampai saat ini PWI masih mampu untuk memenuhi kebutuhan hand sanitizer bagi para anggotanya dengan cara melakukan refiil.

PWI Banyumas juga akan terus berusaha mengambil peran dalam penanggulangan Covid-19 dengan mengajak serta seluruh elemen membuka kolaborasi dengan pihak mana pun.

Lihat juga...