Bertambah 12, Positif Covid-19 di Sumbar Jadi 44 Orang

Editor: Makmun Hidayat

PADANG — Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Rizal mengatakan telah terjadi lonjakan tambahan positif Covid-19 sebanyak 12 orang. Artinya kini jumlah positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat mencapai 44 orang. 

Ia menjelaskan yang terbanyak itu tambahan dari Kota Padang sebanyak 10 orang, Kabupaten Kepulauan Mentawai satu orang dan Pasaman satu orang. Untuk Kota Padang ada satu keluarga yang positif lima orang, tetapi masih dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Sehingga mereka hanya isolasi mandiri di rumah yang diawasi secara ketat oleh tim kesehatan.

“Keluarga ini terpapar karena kontak dengan anggota keluarganya yang sebelumnya telah dinyatakan positif,” katanya, Minggu (12/4/2020).

Kemudian lanjutnya, salah seorang dari mereka juga berusaha dan berjualan di Pasar Raya Padang dan sekarang tim kesehatan telah mentracing sejarah kontak mereka di Pasar Raya tersebut. Sementara itu lima  orang lagi merupakan pasien PDP yang telah dirawat di M Jamil.

“Jadi satu pasien positif Covid-19 yang dari Mentawai itu, seorang mahasiswi yang selama kuliah di Jakarta. Yang bersangkutan telah dirawat di RSUD Kepulauan Mentawai dan diawasi ketat oleh tim kesehatan,” ujarnya.

Selanjutnya, satu orang lagi dari Pasaman, laki-laki berusia 35 tahun, merupakan menantu dari pasien pertama dari Pasaman. Sekarang isolasi mandiri telah dilakukan. Namun karena adanya kekhawatiran warga sekitar terpapar Covid-19,  maka Pemkab Pasaman berupaya mencari tempat karantina terdekat dari Pasaman.

Jasman menyebutkan pihaknya juga telah menawarkan kepada Pemkab Pasaman melalui Sekda berbagai lokasi karantina provinsi dan kalau memang diperlukan agar segera berkoordinasi dengan pihak terkait di Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat.

Menurutnya dengan demikian secara keseluruhan, yang telah dinyatakan positif Covid-19 yakni 44 orang dengan rincian dirawat 15 orang, Isolasi diri di rumah 19 orang, sembuh 7 orang dan neninggal dunia 3 orang.

Dilain pihak, kata Jasman, patut bersyukur kepada Allah SWT bahwa telah ada tambahan pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh oleh tim kesehatan RS M Jamil, yaitu pasien dari Pesisir Selatan. Artinya, telah dua orang pasien dari Pessel dinyatakan sembuh. Total yang telah sembuh menjadi tujuh orang.

Sementara dari laporan berbagai rumah sakit rujukan yang merawat pasien positif Covid-19, secara umum dinyatakan berangsur pulih dan membaik.

“Untuk itu mari sama-sama berdoa, semoga saudara kita yang lagi dirawat tersebut disembuhkan oleh Allah SWT,” harapnya.

Berikut rincian perkembangan Covid-19 di Sumatera Barat yang datanya diambil dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Minggu 12 April 2020, pukul 13.00 WIB siang tadi.

Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 5.118 orang. Proses pemantauan 1.012 orang. Selesai Pemantauan 4.106 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 151 orang. Dari 151 PDP tersebut, 27 orang masih dirawat diberbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab, Negatif covid-19 sebanyak 98 orang dan Isolasi diri di rumah 26 orang.

Sementara itu, dengan adanya kabar pedagang di pasar yang positif Covid-19, Arafah, mengatakan, sangat mengkhawatirkan adanya hal tersebut. Sebab, pasar adalah pusat keramaian yang datang dari berbagai penduduk, tidak hanya dari Padang, dan mungkin luar dari Kota Padang.

“Cukup kaget adanya pedagang yang positif Covid-19. Kami para ibu-ibu yang malah tidak bisa kalau tidak ke pasar, karena mau makan apa jika tidak masak,” ucapnya.

Ia mengakui, dengan adanya kondisi wabah Covid-19 ini, ia berencana untuk berbelanja di warung sayur saja. Kendati harga lebih mahal dari pasar, mau tidak mau harus rela mengeluarkan uang lebih, demi menjaga jarak aman dari situasi wabah Covid-19 ini.

“Saya tiap keluar rumah itu dan tujuan berbelanja, lihat-lihat dulu di warung nya, ramai apa tidak. Kalau ramai, saya memilih tidak mendekati warung itu, sampai situasi benar-benar sepi dan aman,” tegasnya.

Lihat juga...