170 OTG Eks Penumpang Kapal Lambelu Dipulangkan

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengeluarkan keputusan untuk memulangkan semua bekas penumpang kapal KM. Lambelu yang selama ini menjalani karantina terpusat di aula kantor bupati Sikka dan rumah jabatan bupati Sikka.

Pemulangan dilakukan mengingat masa karantina selama 14 hari telah selesaai dan hasil swab 4 bekas penumpang kapal tersebut statusnya negatif sehingga para bekas penumpang kapal ini bisa menjalani karantina mandiri di rumahnya.

“Kita akan melepas bekas penumpang kapal KM. Lambelu  dari karantina terpusat ke kecamatan dan desa untuk dilakukan karantina mandiri lanjutan,” kata Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, Jumat (24/4/2020).

Dikatakan Robi sapaannya, karantina mandiri selama 14 hari ke depan harus dilakukan karena tidak bisa diketahui dari 179 orang ini ada yang terjangkit sehingga menjaga kondisi kesehatan semua bekas penumpang.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo saat memberikan penjelasan kepada para camat dan kepala desa soal OTG bekas penumpang kapal Lambelu di samping lapangan Kota Baru Maumere, Jumat (24/4/2020). Foto: Ebed de Rosary

Apabila dilakukan karantina mandiri di rumah masing-masing dan pihak pemerintah desa dan kecamatan telah menginformasikan kepada warga maka  petugas kesehatan akan memantau.

“Bila masih ragu-ragu dan takut bila ada penolakan dari warga maka bisa dilakukan karantina mandiri terpusat di bekas gedung SCC atau di bekas kantor bupati Sikka yang tempatnya agak layak,” ujarnya.

Saat menjalani karantina mandiri, pesan Robi, bila terjadi gejala maka diberitahukan agar bisa dicek kesehatannya dan bila perlu dilakukan pemeriksaan rapid test dan swab.

Pemda Sikka sebutnya, ingin memastikan eks penumpang kapal Lambelu ini semuanya benar-benar bersih karena diketahui 99 Anak Buah Kapal KM. Lambelu positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab dan ada yang sedang dirawat di rumah sakit.

“Karena ada rekam jejak seperti itu maka kita harus berhati-hati agar jangan sampai kecolongan. Satu orang positif maka dia akan menyebarkan ke 406 orang lainnya dan 406 tersebut akan menyebarkan kepada orang lainnya lagi,” tuturnya.

Robi mengajak agar semua warga bersama pemerintah bersatu padu memerangi wabah corona dan diharapkan para camat dan kepala desa mendampingi warganya hingga ke tempat karantina mandiri di rumah atau di tempat yang disiapkan.

Dokter Asep Purnama mengatakan bekas penumpang kapal Lambelu ini 3 orang sudah negatif berdasarkan hasil swab sementara berdasarkan rapid test tahap kedua ada 9 orang yang statusnya reaktif.

Artinya di dalam 9 tubuh bekas penumpang kapal ini, di dalam tubuhnya sudah ada virus dan terdeteksi setelah 7 sampai 10 hari  makanya 9 orang ini belum diketahui saat rapid test pertama tapi pada pemeriksaan kedua baru diketahui.

“Bisa saja 9 orang ini akan menularkan kepada orang lain bila statusnya positif. Yang sekarang negatif belum bisa dijamin apakah mereka juga tidak tertular sehingga disarankan karantina selama 14 hari di rumah atau karantina mandiri,” terangnya.

Lihat juga...