Satu Lagi Warga Banyumas Positif COVID-19

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Satu lagi warga Kabupaten Banyumas dinyatakan positif COVID-19, sehingga sampai dengan Minggu (22/3/2020) pagi, sudah ada dua orang warga Banyumas yang postif corona.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, ia baru menerima hasil tes swab tadi malam dan warga Desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas yang sakit dan meninggal di Rumah Sakit Ciracas, Jakarta serta sudah dimakamkan di Desa Karangnangka postif COVID-19.

“Saya baru menerima hasil tes tadi malam dan yang bersangkutan, warga Desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng yang meninggal di Jakarta dinyataka positif corona, sehingga sampai dengan hari ini ada dua warga Banyumas yang positif corona,” kata Bupati, Minggu (22/3/2020).

Lebih lanjut Husein menjelaskan, sampai dengan hari ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Banyumas ada 164 orang, kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 9 orang dan yang positif COVID-19 ada 2 orang.

Sebagai langkah antisipasi, keluarga dan rumah yang bersangkutan sudah dikarantina dan saat pemakaman tanggal 18 Maret 2020, juga dilakukan perlakuan untuk jenazah yang berpotensi terjangkit penyakit menular.

Sementara untuk satu PDP positif yang masih menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit  Margono Soekarjo Purwokerto, Bupati mengatakan, sudah dilakukan investigasi, tracking serta penyemprotan disinfektan di lingkungan sekitar tempat tinggal pasien, yaitu di Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur.

“PDP positif COVID-19 ini merupakan warga Banyumas, namun ia bekerja di luar Kabupaten Banyumas dan intensifikasi pencegahan sudah kita lakukan sejak tadi malam,” jelasnya.

Bupati mengimbau agar masyarakat Banyumas tetap tenang dan usahakan untuk tetap tinggal di rumah masing-masing. Ia juga menyarankan agar masyarakat menjaga pola hidup bersih dan sehat serta mengkonsumsi vitamin.

“Tetap tinggal di rumah, lakukan kegiatan bersih-bersih rumah, cuci tangan sesering mungkin, jaga jarak minimal 1,8 meter, lakukan aktivitas berjemur di bawah sinar matahari, perbanyak minum air putih, makan sayuran dan buah-buahan serta mengkonsumsi vitamin C dan E,” pesan Bupati.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, warga Desa Karangnangka yang dinyatakan positif COVID-19 meninggal pada tanggal 17 Maret 2020 di RS Ciracas Jakarta dan jenasah dipulangkan ke Banyumas Rabu (18/3/2020), langsung dimakamkan.

“Jenasah terbungkus peti dan disertai dokumen dari rumah sakit tempatnya dirawat, bahwa yang bersangkutan berpotensi terjangkit penyakit menular, pada saat itu hasil tes belum keluar. Namun, tetap kita lakukan prosedur pemakaman sesuai dokumen dari RS, yaitu dengan tidak membuka peti,” jelasnya.

Lihat juga...