Pertamina Pastikan Penyaluran BBM di Wilayah Banjir, Lancar

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOREJO – Banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah Jateng bagian selatan, dipastikan tidak mengganggu distribusi BBM maupun LPG. Termasuk banjir terparah yang melanda Kabupaten Purworejo dan membuat tiga kelurahan terisolir.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV, Anna Yudhiastuti, mengatakan, penyaluran BBM maupun LPG tetap berjalan normal. Khusus di Kabupaten Purworejo, ia memastikan ketersediaan BBM masih sangat mencukupi.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV, Anna Yudhiastuti, Kamis (5/3/2020) di Purworejo. Foto: Hermiana E. Effendi

“Kebutuhan BBM di Kabupaten Purworejo untuk jenis Gasoline yaitu premium, pertalite, dan pertamax series sebanyak 364,2 KL per hari dan untuk jenis Gasoil seperti biosolar dan dexseries, kebutuhannya 129,13 KL per hari KL, masih tersedia dan dipasok dari TBBM Rewulu dan Pengapon,” terangnya, Kamis (5/3/2020).

Lebih lanjut Anna menjelaskan, terkait meluapnya Sungai Bogowonto di Kabupaten Purworejo, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah antisipasi. Misalnya, untuk tiga kelurahan yang terisolir yaitu Kelurahan Grabag, Butuh, Bagelen dan Ketangi, distribusinya menggunakan jalur alternatif karena jalur regular masih belum bisa untuk dilalui.

Dan untuk kondisi jalan pasca longsor di beberapa titik di Kabupaten Purworejo, Pertamina telah menyiapkan langkah langkah preventif dalam proses distribusi LPG. Jika terjadi gangguan akibat tertutupnya akses jalan ke supply point, pertamina akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penyaluran LPG menggunakan kendaraan alternatif.

“Penyaluran LPG pada 955 pangkalan yang ada di Kabupaten Purworejo telah berhasil dilakukan pada hari ini, baik melalui jalur reguler maupun jalur alternatif dan Pertamina akan terus mengupayakan alternatif penyaluran sementara dengan menggunakan pick up dan kendaraan kecil lainnya,” jelasnya.

Sementara untuk stok LPG di Purworejo, realisasi saat ini sebanyak 18.280 tabung per hari. Dan sampai sekarang suplai LPG masih berjalan normal.

“Semua penyaluran di Kabupaten Purworejo masih normal, namun kami tetap meningkatkan kewaspadaan dan terus melakukan pemantauan ketersediaan stok BBM dan LPG, terutama untuk wilayah yang terisolir. Dan bagi masyarakat yang kesulitan mendapat BBM dan LPG dapat menghubungi contact pertamina di nomor 135,” tegasnya.

Salah satu warga Purworejo, Jarot mengatakan, sampai saat ini tidak ada kelangkaan BBM dan ia masih bisa mendapatkan BBM di SPBU-SPBU yang ada.

“Kalau BBM sampai sekarang tidak ada kelangkaan, masih normal-normal saja, meskipun ada banjir di beberapa titik,” katanya.

Lihat juga...